PALEMBANG — Prakiraan BMKG yang dipublikasikan di laman resmi bmkg.go.id menempatkan hujan ringan sebagai kondisi dominan di sebagian besar wilayah Sumsel pada 26 Oktober 2026. Udara kabur diperkirakan menyelimuti sejumlah daerah lain, terutama di pagi hari.
Dari tujuh wilayah yang diprakirakan hujan, BMKG mencantumkan Ogan Komering Ilir (OKI) dengan suhu 24–30 derajat Celsius dan kelembapan 72–99 persen. Angka kelembapan tinggi itu menandakan kandungan uap air di udara cukup besar sehingga potensi hujan tetap terbuka.
Berbeda dari OKI, wilayah Ogan Komering Ulu (OKU) diperkirakan masih didominasi udara kabur. Suhu di OKU berkisar 24–30 derajat Celsius dengan kelembapan 60–98 persen.
Kondisi udara kabur biasanya berkaitan dengan kabut tipis atau partikel yang melayang di lapisan bawah atmosfer. BMKG mencatat kondisi tersebut tidak selalu berarti hujan akan turun, tetapi visibilitas di jalan bisa berkurang pada pagi hari.
Warga yang hendak beraktivitas di luar ruang disarankan memperhatikan kondisi langit dan membawa perlengkapan hujan jika berada di wilayah yang diprakirakan diguyur hujan. Pengendara juga perlu lebih hati-hati saat melintas di daerah berkabut.
Angka kelembapan yang mencapai 98–99 persen di sebagian wilayah menandakan udara nyaris jenuh uap air. Kondisi semacam ini kerap memicu hujan lokal berdurasi singkat, terutama pada sore hingga malam.
Bagi warga Palembang dan sekitarnya, hujan ringan yang turun setelah beberapa hari kering bisa memicu genangan di titik-titik rawan. Saluran drainase yang tersumbat sampah menjadi penyebab umum genangan cepat muncul.
BMKG memperbarui prakiraan cuaca harian melalui laman resminya. Warga dapat memantau perubahan kondisi sebelum berangkat kerja atau menjalankan kegiatan luar ruang.