PALEMBANG — Kondisi udara kabur diprediksi terjadi hampir merata di kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. BMKG merinci sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami gangguan jarak pandang, di antaranya Kabupaten OKU dan Kabupaten OKI.
Di OKU, suhu udara diperkirakan berkisar 25–37 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 32–80 persen. Sementara di OKI, suhu berada di rentang 25–37 derajat Celsius dengan kelembapan 34–94 persen.
Udara kabur bukan sekadar soal pandangan yang terhalang. Kondisi ini bisa mengganggu pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan warga dengan riwayat penyakit paru.
BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak. Bagi yang harus tetap beraktivitas, masker menjadi perlengkapan wajib.
Prakiraan BMKG menyebut potensi udara kabur mencakup seluruh wilayah Sumsel. Dua daerah yang dirinci dalam laporan resmi adalah OKU dan OKI, masing-masing dengan rentang suhu dan kelembapan berbeda.
Kelembapan di OKI yang mencapai 94 persen menandakan kandungan uap air cukup tinggi. Kondisi ini bisa memperparah kaburnya pandangan, khususnya pada pagi hari.
Warga Sumsel yang hendak beraktivitas di luar rumah sebaiknya mengecek prakiraan cuaca terkini. Informasi resmi BMKG menjadi acuan paling akurat untuk mengantisipasi perubahan kondisi udara.