PALEMBANG — Prakiraan cuaca BMKG yang dirilis melalui laman resmi bmkg.go.id menunjukkan delapan daerah di Sumatera Selatan berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan sepanjang Minggu, 20 September 2026. Sejumlah daerah lain diprediksi hanya berawan, berkabut, hingga mengalami udara kabur. Kondisi ini membuat warga diminta menyesuaikan aktivitas luar ruang, terutama di wilayah yang terdampak kabut asap.
Kabut asap diperkirakan terjadi di Ogan Komering Ulu (OKU). Suhu udara di wilayah ini berkisar 24–30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 60–99 persen.
Ogan Komering Ilir (OKI) diprediksi dilanda udara kabur. Suhu di OKI berkisar 24–32 derajat Celsius dengan kelembapan 54–93 persen.
Kedua wilayah ini masuk kategori yang perlu perhatian lebih karena visibilitas bisa menurun. Pengendara yang melintas di jalur lintas Sumsel disarankan berhati-hati, terutama pada pagi hari saat kabut biasanya pekat.
Kabut asap umumnya terbentuk dari partikel hasil pembakaran lahan atau kebakaran hutan yang bercampur uap air. Kondisi ini bisa mengganggu pernapasan dan menurunkan jarak pandang secara signifikan.
Udara kabur lebih merujuk pada kondisi atmosfer yang keruh akibat partikel debu atau asap tipis. Dampaknya lebih ringan dibanding kabut asap, tetapi tetap memengaruhi kualitas udara dan jarak pandang.
BMKG mencatat kelembapan di sejumlah titik Sumsel hari ini cukup tinggi, mencapai 99 persen di OKU. Kelembapan tinggi disertai suhu panas menjadi kombinasi yang mempercepat pembentukan kabut pada pagi dan malam hari.
Hujan dengan intensitas ringan diprediksi turun di delapan kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Wilayah lain yang tidak masuk daftar hujan diperkirakan hanya berawan atau berkabut.
Warga yang hendak beraktivitas di luar rumah sebaiknya menyiapkan jas hujan atau payung. Bagi petani dan pelaku usaha di sektor terbuka, hujan ringan ini bisa dimanfaatkan untuk mengisi cadangan air, tetapi tetap perlu mengantisipasi genangan di jalan kampung yang belum dirabat beton.
Kabut asap di OKU dan udara kabur di OKI berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan. Penggunaan masker saat keluar rumah dianjurkan, terutama pada pagi hari.
Pengendara yang melintasi jalur lintas tengah dan timur Sumsel diminta menyalakan lampu utama serta menjaga jarak kendaraan. Jarak pandang yang terbatas menjadi penyebab utama kecelakaan di musim kabut.
BMKG memperbarui prakiraan cuaca ini setiap hari melalui laman resminya. Warga Sumsel dapat memantau perkembangan cuaca terkini untuk menyesuaikan rencana aktivitas, termasuk perjalanan antarkabupaten yang melintasi daerah berkabut.