BPBD Muara Enim Kerahkan 37 Personel Padamkan Karhutla 10 Hektare Lahan Gambut di Desa Putak

Penulis: Rizal Hamdani  •  Sabtu, 19 September 2026 | 07:32:01 WIB

MUARA ENIM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda lahan gambut di Desa Putak, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, masih ditangani petugas gabungan. Luas area yang terbakar mencapai 10 hektare dan penyebabnya belum diketahui.

Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim Abdurrozieq Putra mengatakan peristiwa itu terpantau melalui aplikasi SiPongi di titik koordinat 3°11'34,03734"S 104°30°5,23932"E. Laporan dari masyarakat menjadi dasar penerjunan personel ke lokasi.

Pemadaman Hari Pertama Berhasil Jinakkan 5 Hektare

Pada pemadaman hari pertama, personel berhasil memadamkan api seluas 5 hektare. Pemadaman dilanjutkan sejak pagi pada hari berikutnya untuk menuntaskan sisa area yang masih menyala.

"Pada pemadaman hari pertama personel berhasil memadamkan api seluas 5 hektare. Sejak pagi tadi pemadaman dilanjutkan oleh personel di lapangan," kata Abdurrozieq.

37 Personel Gabungan Dikerahkan, Ini Peralatan yang Dipakai

BPBD Muara Enim mengerahkan 37 personel gabungan dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran Muara Enim, TNI, Polri, Manggala Agni, serta dibantu warga sekitar. Pemadaman dilakukan melalui jalur darat.

Peralatan yang digunakan meliputi satu unit mobil suplai air, dua unit mobil pemadam kebakaran, dua unit mobil pemadam dari YONIF TP 895/KC, tiga unit mesin jinjing, 14 roll selang machino, dan satu unit tandon fleksibel.

Penyekatan di Perbatasan Lahan Cegah Api Meluas

Tim satgas darat BPBD Muara Enim juga melakukan penyekatan di perbatasan-perbatasan lahan yang belum terbakar. Langkah itu untuk mencegah api menyebar ke area sekitar.

"Sejauh ini karhutla masih dapat dikendalikan. Mudah-mudahan saja hari ini titik api dapat dipadamkan secara total," ujar Abdurrozieq.

BPBD Muara Enim melanjutkan pemadaman untuk memastikan titik api padam total di lokasi tersebut.

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top