SUMATERA SELATAN — Dawn Apollo Studios, rumah produksi milik pembalap Formula 1 Lewis Hamilton, resmi menandatangani kesepakatan first-look multiyear dengan Skydance Sports, divisi hiburan olahraga di bawah Paramount Skydance. Kesepakatan ini mencakup pengembangan konten scripted, unscripted, dan animasi, dengan Hamilton bertindak sebagai produser eksekutif di seluruh proyek. Langkah tersebut menandai ekspansi bisnis hiburan Hamilton setelah debut produksinya lewat film F1 pada 2025.
Yang menarik, cakupan kerja sama tidak berhenti di Skydance Sports saja. Kesepakatan ini juga membuka peluang kolaborasi dengan divisi lain di bawah Paramount, termasuk video games, consumer products, dan sejumlah area bisnis hiburan lainnya.
Dalam kemitraan ini, Hamilton tidak sekadar menempelkan namanya sebagai figur publik. Pembalap yang kini memperkuat Ferrari itu akan menjabat sebagai produser eksekutif di seluruh proyek yang dikembangkan Dawn Apollo Studios bersama Skydance Sports.
Peran tersebut melanjutkan keterlibatan Hamilton di industri film setelah ia menjadi produser dalam film F1 yang dibintangi Brad Pitt. Film produksi Apple itu menjadi proyek pertama Dawn Apollo Studios dan mencatatkan kesuksesan besar. Hamilton juga tampil cameo sebagai dirinya sendiri dalam film tersebut.
Untuk memperkuat tim pengembangan, Dawn Apollo Studios baru saja merekrut Naomi Wright, veteran dari Fulwell Entertainment, sebagai Senior Vice President of Development. Wright akan membantu membangun slate proyek rumah produksi tersebut ke depan.
Hamilton menyampaikan alasan di balik pendirian Dawn Apollo Studios dan kemitraan terbarunya dengan Skydance Sports. Menurutnya, cerita memiliki kekuatan untuk mengubah cara orang memandang dunia.
"I've always believed stories can help people see the world differently and spark important conversations. That's what excites me about Dawn Apollo Studios. It gives us the chance to back projects that feel honest, bold and meaningful, and to create space for voices and perspectives that haven't always had that opportunity," ujar Hamilton.
Ia menambahkan bahwa Skydance Sports memahami betul bagaimana olahraga, budaya, dan hiburan bisa menggerakkan audiens. Hamilton pun mengaku antusias bekerja sama dengan Jesse Sisgold dan timnya untuk mewujudkan cerita-cerita tersebut.
Skydance Sports dipimpin oleh Jesse Sisgold dan berfokus pada pengembangan konten scripted serta unscripted yang berpusat pada bisnis olahraga. Meski popularitas dokumenter olahraga sempat menurun, genre ini masih rutin diproduksi.
Fenomena lain yang turut mendorong kemitraan semacam ini adalah meningkatnya minat atlet untuk menjadi kepribadian media sekaligus produser. Sebelumnya, Skydance Sports juga menjalin kesepakatan first-look dengan Josh Allen, quarterback Buffalo Bills yang meraih gelar NFL MVP. Serial berjudul NFL Play Action yang diproduksi dari kerja sama itu baru saja tayang perdana di Paramount+ pekan lalu.
"Lewis has redefined what's possible in F1, and that same relentless ambition, eye for detail, and uniquely creative sense, make him a natural premium entertainment partner across medium for us," kata Jesse Sisgold, President of Paramount Sports Entertainment sekaligus Chair of Skydance Sports.
Sisgold juga menyebut pihaknya telah lama mengagumi komitmen Hamilton terhadap penceritaan yang autentik dan upayanya membuka pintu bagi suara-suara baru. Ia mengaku tidak sabar membawa cerita-cerita yang dikembangkan Hamilton dan tim Dawn Apollo Studios ke audiens global.
Kemitraan ini mempertegas tren atlet papan atas yang memperluas karier ke kursi produser, bukan hanya sebagai bintang di layar. Bagi Hamilton, langkah bersama Skydance Sports menjadi fondasi bisnis hiburannya di luar lintasan balap.