Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang membagikan 100 paket roti, minuman, dan masker kepada warga sekitar pada Minggu, sebagai respons atas kabut asap karhutla yang menyelimuti Palembang. Paket tersebut merupakan hasil produksi Bakery Lepanile, unit usaha warga binaan lapas setempat. Pembagian akan berlanjut setiap Jumat secara rutin.
PALEMBANG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang menyalurkan 100 paket bantuan sosial ke masyarakat sekitar. Isinya roti, minuman, dan masker. Langkah ini diambil menyusul kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda wilayah Sumatera Selatan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang Sariany Nababan mengatakan pembagian tersebut digelar di Palembang, Minggu. Masker disertakan untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Roti yang dibagikan bukan produk pihak ketiga. Semuanya dibuat oleh warga binaan melalui Bakery Lepanile, unit usaha yang berjalan di bawah program pembinaan kemandirian lapas.
"Ini menjadi wujud kepedulian jajaran lapas sekaligus sarana memperkenalkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat," kata Sariany.
Menurut dia, kegiatan berbagi ini tidak bersifat insidental. Lapas menjadwalkan pembagian serupa setiap Jumat sebagai agenda tetap.
Salah seorang penerima, Ardi (19), mengaku senang mendapat bantuan tersebut. Baginya, masker menjadi bagian yang paling berguna mengingat kondisi udara Palembang yang sedang tidak sehat.
Warga lain, Nasuhi (36), menyampaikan hal serupa. Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti di satu kali pembagian.
"Terima kasih kepada ibu-ibu dari Lapas Perempuan Palembang. Rotinya juga enak dan ada maskernya. Masker ini sangat bermanfaat karena sekarang sedang banyak asap. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena sangat membantu masyarakat," ujar Nasuhi.
Sariany menegaskan bahwa nilai kegiatan ini bukan pada besarnya bantuan. Melainkan pada konsistensi dan keterlibatan warga binaan dalam menghasilkan produk yang bermanfaat.
"Berbagi tidak harus selalu dalam bentuk yang besar. Dari hal sederhana seperti ini, kami berharap dapat terus menumbuhkan semangat untuk peduli dan memberikan manfaat kepada sesama. Hasil karya warga binaan pun dapat turut hadir memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang berencana melanjutkan pembagian paket roti dan masker setiap pekan. Selain membantu warga di tengah kabut asap, program ini menjadi etalase bagi keterampilan warga binaan selama menjalani pembinaan.