PALEMBANG — Layanan taksi listrik Green SM mulai beroperasi di Palembang pada Sabtu, 12 September 2026. Armada ramah lingkungan ini menyasar kota berpenduduk lebih dari 1,8 juta jiwa yang selama ini menjadi pusat perdagangan terbesar di Sumatra.
Palembang menjadi kota kedua di Sumatra yang kedatangan layanan ini setelah Bandar Lampung. Kehadiran taksi listrik disebut sebagai upaya menekan polusi udara di kawasan perkotaan.
Menandai peluncuran, Green SM menggulirkan tiga tahap promo yang berlaku hingga awal Oktober. Setiap tahap dibatasi potongan maksimal Rp50.000 per perjalanan.
Populasi Palembang yang melampaui 1,8 juta jiwa dan posisinya sebagai pusat perdagangan Sumatra menjadi pertimbangan utama. Dua faktor itu dinilai membuka pasar transportasi harian yang besar.
Predikat kota dengan mobilitas tinggi turut mendorong kebutuhan armada berbasis listrik. Penggunaan taksi listrik diyakini menekan emisi kendaraan berbahan bakar minyak di jalan raya.
Warga Palembang bisa mencoba layanan ini tanpa biaya pada lima hari pertama masa promo. Setelah periode diskon berakhir pada 2 Oktober 2026, tarif kembali mengikuti ketentuan normal Green SM.
Sejauh mana armada taksi listrik ini akan ditambah di Palembang belum disebutkan dalam keterangan resmi perusahaan. Begitu pula jumlah unit yang beroperasi pada tahap awal.