SUMATERA SELATAN — Apple membuka preorder iPhone 18 Pro dan Pro Max dengan perubahan mendasar pada cara pelanggan membiayai perangkat. Perusahaan meninggalkan iPhone Upgrade Program yang lama dan beralih ke Apple Upgrade, model sewa perangkat yang dikelola bersama Klarna. iPhone Duo yang foldable menyusul pada Oktober 2026.
Karen Rasmussen, Vice President of the Apple Store online, menjelaskan alasan di balik perombakan ini dalam wawancara usai acara peluncuran. Menurutnya, skema sewa langsung dari Apple memberi kebebasan yang tidak dimiliki promo operator.
"What we really love about Apple Upgrade compared to carrier promotions is that it comes with no strings attached," kata Rasmussen. "In the case of carrier promotions, you often have to trade something in, and it frequently comes with choices on the plan you're on that may not suit a particular individual."
Perbedaan utama ada pada ketiadaan syarat tukar tambah dan paket layanan. Promo operator umumnya mewajibkan pelanggan menukar perangkat lama dan memilih paket tertentu yang mungkin tidak sesuai kebutuhan. Apple Upgrade menghapus dua syarat itu.
Program ini juga tidak lagi menyatukan AppleCare+ ke dalam cicilan bulanan. Rasmussen menyebut banyak pelanggan sudah punya langganan Apple One yang mencakup beberapa perangkat sekaligus. Memaksa bayar langganan terpisah untuk satu gadget dinilai tidak lagi masuk akal.
Apple Upgrade tidak hanya berlaku untuk iPhone. Program ini mencakup Mac, iPad, dan Apple Watch dengan pilihan tenor berbeda.
"We took a ton of learnings from the original program," ujar Rasmussen. "Previously, we only had iPhone Upgrade. Now, customers can lease main products across the lineup with the term lengths they've actually been looking for."
Satu perubahan teknis yang berdampak besar: nilai tukar tambah perangkat lama kini langsung diterapkan di muka. Pelanggan tidak perlu menunggu perangkat lunas untuk mencairkan nilai tukarnya.
Efeknya, cicilan bulanan sudah terpangkas sejak hari pertama. Rasmussen menegaskan struktur baru ini mengubah hitungan biaya secara fundamental, baik untuk pengguna lama maupun pembeli pertama.
Pertanyaan besar soal skema sewa adalah ke mana perangkat pergi setelah kontrak berakhir. Rasmussen memastikan pengembalian tidak melalui Klarna, melainkan langsung ke Apple.
"Some people ask if they have to return it to Klarna. No, you drop it off at a store or mail it back to us," jelasnya. "We're taking the device back."
Setelah diterima, Apple memilah perangkat berdasarkan kondisinya. Unit yang rusak berat masuk jalur daur ulang bertanggung jawab. Perangkat yang masih layak diperbaiki dan dijual kembali sebagai produk refurbished ke pemilik kedua.
Alur ini menyambung dengan target netral karbon Apple pada 2030. Mengontrol langsung proses pengembalian dinilai lebih efektif daripada menyerahkannya ke bank atau operator.
Apple memanfaatkan infrastruktur toko online untuk mengurangi hambatan di hari peluncuran. Sebelum preorder dibuka Sabtu pukul 9 pagi ET atau 5 pagi PT, pelanggan bisa masuk ke jendela "Get Ready".
Dengan begitu, saat preorder resmi dibuka, proses checkout tinggal dieksekusi tanpa mengulang verifikasi.
Skema sewa ini paling cocok untuk pengguna yang rutin ganti perangkat tiap 1-2 tahun dan tidak ingin terikat paket operator. Sebaliknya, kalau kebiasaan Anda memakai satu HP sampai empat tahun atau lebih, membeli langsung dengan tukar tambah konvensional masih lebih hemat. Hitungannya kembali ke pola upgrade masing-masing.