Satgas Operasi Aman Nusa II Polda Sumatera Selatan mengoptimalkan cairan khusus X-Fire Slog Polri untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di lahan gambut Dusun 3, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Pemadaman hari keempat difokuskan pada pendinginan bara yang masih tersimpan di lapisan bawah gambut, bukan hanya api di permukaan.
MUARA ENIM — Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melanjutkan pemadaman karhutla di kawasan lahan gambut Dusun 3, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, dengan mengandalkan cairan khusus X-Fire Slog Polri. Cairan itu disemprotkan ke titik-titik panas yang masih menyala di bawah permukaan tanah.
Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol menyatakan pemadaman hari keempat penugasan Satgas Operasi Aman Nusa II menjadi tahap krusial. Pihaknya tidak hanya memadamkan api di permukaan, tetapi juga mendinginkan hingga ke lapisan gambut.
"Hari keempat ini menjadi tahap yang sangat penting karena kami tidak hanya memadamkan api di permukaan, tetapi juga melakukan pendinginan hingga ke lapisan gambut," kata James di Muara Enim, Jumat.
Karakteristik lahan gambut membuat bara bisa bertahan di bawah permukaan meski api di bagian atas sudah padam. Kondisi itu yang membuat personel Satgas Operasi Aman Nusa II tidak bisa langsung meninggalkan lokasi setelah api permukaan hilang.
Penggunaan X-Fire Slog Polri diharapkan meresap ke dalam tanah dan memutus rantai munculnya titik panas atau hotspot. Dengan begitu, wilayah terdampak bisa segera terkendali dan api tidak kembali menyala.
Selain penyemprotan cairan khusus, personel menyisir area terdampak, memantau titik koordinat panas, dan melakukan pendinginan berulang. Langkah berkelanjutan ini diambil mengingat risiko bara tersembunyi di lapisan gambut.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menambahkan penanganan di lahan gambut menuntut ketelitian ekstra. Bara yang tersisa di bawah permukaan bisa memicu kebakaran baru jika tidak ditangani tuntas.
"Penanganan di lahan gambut membutuhkan ketelitian karena bara dapat bertahan di bawah permukaan. Karena itu pemadaman dilanjutkan dengan penyisiran dan pendinginan hingga kondisi benar-benar aman," ujar Nandang.
Polda Sumsel mengimbau seluruh lapisan masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Warga juga diminta segera melapor ke aparat kepolisian terdekat jika menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu karhutla.
Penanganan karhutla di Muara Enim masih berlanjut hingga hari keempat. Satgas Operasi Aman Nusa II akan terus memantau titik panas di kawasan gambut Gelumbang sebelum menyatakan wilayah itu benar-benar aman.