Pencarian

Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Beli Alat Pembersih Udara hingga Evakuasi Lansia

Minggu, 04 Oktober 2026 • 07:34:01 WIB
Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Beli Alat Pembersih Udara hingga Evakuasi Lansia
Kabut asap menyelimuti kawasan Masjid Agung Palembang, Minggu pagi, 4 Oktober 2026.

PALEMBANG — Kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang sejak Minggu pagi, 4 Oktober 2026, memaksa warga mengambil langkah mandiri. Sejumlah warga membeli alat pembersih udara untuk rumah, sementara keluarga dengan anggota lansia memilih mengevakuasi mereka ke ruangan tertutup.

Pantauan kamera CCTV Kota Palembang menunjukkan kabut asap menyelimuti beberapa titik strategis. Dari kamera yang mengarah ke kawasan Masjid Agung Palembang, kondisi sekitar terlihat samar. Pemandangan serupa terlihat dari kawasan Stasiun LRT Ampera.

Jembatan Ampera yang biasanya menjadi penanda jelas di tengah kota juga tampak tertutup kabut. Situasi ini bukan sekadar mengganggu jarak pandang, tetapi juga berdampak pada kualitas udara.

Indeks Kualitas Udara Palembang di Kategori Berbahaya

Data dari platform pemantau kualitas udara global menunjukkan indeks kualitas udara (AQI) Palembang berada pada kategori Berbahaya. Angka ini menempatkan Palembang di antara kota dengan kualitas udara terburuk pada Minggu pagi.

Kategori Berbahaya berarti seluruh populasi berisiko mengalami dampak kesehatan serius. Warga diminta menghindari aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker jika terpaksa keluar rumah.

Warga Beralih ke Alat Pembersih Udara

Sejumlah toko elektronik di Palembang melaporkan kenaikan pembelian alat pembersih udara. Warga yang memiliki anggota keluarga lansia atau anak-anak menjadi pembeli utama.

Selain membeli alat pembersih udara, sebagian warga memilih mengevakuasi lansia ke ruangan tertutup dengan ventilasi minimal. Langkah ini diambil untuk mengurangi paparan partikel asap yang berpotensi memperburuk kondisi pernapasan.

Dampak pada Aktivitas Harian

Kabut asap tebal membuat jarak pandang di beberapa ruas jalan utama Palembang menurun. Pengendara diminta berhati-hati dan menyalakan lampu kendaraan saat melintas.

Aktivitas warga di ruang terbuka juga berkurang. Beberapa kawasan yang biasanya ramai pada Minggu pagi terlihat lebih sepi dibandingkan pekan sebelumnya.

Kondisi ini menambah kekhawatiran warga yang sudah beberapa hari terakhir menghadapi kabut asap. Belum ada keterangan resmi dari pemerintah kota mengenai langkah lanjutan penanganan kabut asap tersebut.

Follow inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: palpres.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks