104 Warga Palembang Periksa ISPA Gratis di Tengah Kabut Asap Karhutla, Biaya dari Kas Internal Naga Selatan

Penulis: Ahmad Syukri  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 05:01:02 WIB
Warga Kelurahan 3 Ilir menjalani pemeriksaan ISPA gratis di markas Naga Selatan, Palembang.

PALEMBANG — Pemeriksaan berlangsung sejak pagi di markas organisasi yang berada di kawasan Kelurahan 3 Ilir. Warga yang datang mengeluhkan gejala khas gangguan pernapasan, mulai dari batuk, sesak, hingga iritasi tenggorokan akibat paparan asap dalam beberapa hari terakhir.

Kegiatan itu turut dihadiri Lurah 3 Ilir, para Ketua RT di lingkungan Kelurahan 3 Ilir, Bhabinkamtibmas 3 Ilir, Babinsa 3 Ilir, Kepala Bidang Kesbangpol Kota Palembang, sejumlah organisasi kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat setempat.

Dana Internal, Tanpa Bantuan Pemerintah

Ketua Naga Selatan, Galih Nugraha, S.Sos., menegaskan seluruh pembiayaan layanan kesehatan berasal dari kas organisasi. Pihaknya tidak mengajukan maupun menerima dana dari pemerintah untuk kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Dana yang dikeluarkan untuk kegiatan ini merupakan dana organisasi secara internal, tanpa bantuan dana dari pemerintah," ujar Galih.

Menurut Galih, langkah itu diambil karena keluhan kesehatan warga dinilai sudah cukup terasa. Kabut asap tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga berdampak langsung pada saluran pernapasan warga.

Desakan agar Pemerintah Bergerak Lebih Cepat

Galih berharap pemerintah daerah maupun provinsi lebih sigap merespons dampak kesehatan karhutla. Ia menilai respons selama ini masih terfokus pada pemadaman titik api, sementara korban dampak asap kurang tersentuh layanan langsung.

"Pemerintah seharusnya lebih mengerti keadaan kesehatan masyarakat akibat dampaknya karhutla, jangan menunggu di demo," tegasnya.

Pernyataan itu merujuk pada pola penanganan yang menurutnya cenderung menunggu tekanan publik. Galih menilai perlindungan kesehatan warga semestinya jadi prioritas begitu kualitas udara memburuk, bukan respons setelah muncul protes.

Ia juga menyoroti bahwa penanganan kabut asap tidak cukup berhenti pada pemadaman. Dampak kesehatan yang muncul di tengah masyarakat membutuhkan penanganan langsung, termasuk akses pemeriksaan dan pengobatan yang cepat.

Rencana Lanjutan Naga Selatan

Layanan ISPA gratis ini disebut bukan kegiatan terakhir. Naga Selatan berencana melanjutkan program sosial lain yang menyentuh kebutuhan langsung warga Palembang.

"Hari ini adalah kesehatan, ke depan kita akan buat kegiatan sosial lainnya. Kami ingin keberadaan Naga Selatan bisa memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Galih.

Bagi warga Palembang, layanan semacam ini menjadi jaring pengaman sementara ketika kualitas udara memburuk. Selain upaya pemadaman dan pencegahan kebakaran di tingkat hulu, akses kesehatan yang cepat tetap dibutuhkan selama kabut asap masih menyelimuti kota.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: sumselupdate.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top