PALEMBANG — Di tengah dominasi kamera digital dan ponsel pintar, sebuah kamera kayu berukuran besar masih berdiri kokoh sebagai saksi bisu evolusi dunia fotografi. Unit tersebut adalah Wooden Studio Camera Astoria Japan Deluxe S Model, koleksi tertua yang tersimpan di Gallery Musi Djadoel Palembang.
Kamera yang dibuat di Osaka, Jepang, ini diperkirakan berasal dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Berbeda dari seri Astoria kebanyakan, varian Deluxe S Model disebut-sebut diproduksi secara terbatas, menjadikannya artefak langka yang punya daya tarik kuat bagi kolektor.
Secara fisik, kamera ini memperlihatkan bagaimana perangkat fotografi tempo dulu dibuat dengan konstruksi kokoh tanpa mengabaikan nilai estetika. Hampir seluruh bodinya terbuat dari kayu solid yang dipadukan dengan material kuningan, besi, dan kain.
Ukurannya jauh dari kata ringkas. Kamera ini memiliki dimensi sekitar 53 sentimeter tinggi, 66 sentimeter panjang, dan 38 sentimeter lebar. Tripod penyangganya pun tak kalah besar, dengan tinggi sekitar 130 sentimeter dan bentangan kaki mencapai 85 sentimeter.
Astoria Deluxe S Model merupakan kamera studio yang menggunakan sistem large format. Media fotografi yang dipakai bukanlah sensor digital, melainkan plat kaca yang ditempatkan pada cut film holder berukuran 23 x 30 sentimeter.
Proses pemotretan pada masa itu jelas membutuhkan persiapan lebih panjang dan keterampilan khusus. Fotografer harus mengatur komposisi, fokus, dan pencahayaan secara manual dengan perangkat yang jauh lebih rumit dibanding kamera modern saat ini.
Bagian paling menarik dari kamera ini adalah lensanya. Kamera ini menggunakan Voigtländer Heliar 360mm dengan aperture maksimum f/4.5, lensa berukuran besar yang hingga kini masih dapat digunakan dan berfungsi dengan baik.
Kehadiran lensa tersebut menjadi penghubung antara teknologi optik klasik dengan perkembangan fotografi modern. Kondisi lensa yang masih prima membuktikan kualitas material dan pengerjaan pabrikan Eropa pada zamannya.
Gallery Musi Djadoel Palembang menyimpan benda ini bukan sekadar sebagai barang pajangan. Keberadaannya menjadi medium edukasi bagi generasi muda untuk memahami bagaimana para pendahulu bekerja keras menghasilkan sebuah gambar.
Bagi pecinta fotografi dan sejarah, kamera Astoria Deluxe S Model adalah pengingat bahwa di balik setiap jepretan, ada perjalanan panjang teknologi dan keahlian manusia yang patut dirawat dan dilestarikan.