SEKAYU — Rapat koordinasi virtual yang dipimpin Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop RI Panel Barus, Kamis (23/7/2026), memutuskan bahwa seluruh persiapan mengacu pada asumsi Presiden RI hadir. Langkah ini diambil agar aspek teknis, keamanan, dan pelayanan bisa dimatangkan sejak awal.
Apabila Presiden hadir, kapasitas peserta peresmian mencapai sekitar 2.500 orang. Namun, jika Presiden berhalangan, jumlah peserta akan disesuaikan menjadi sekitar 1.500 orang.
Agenda utama berlangsung di Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman. Sehari sebelumnya, Selasa (11/8/2026), Seminar Nasional Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi digelar dengan target 600 peserta.
Panitia mengundang Dinas Koperasi dari 13 provinsi, koperasi sawit, perusahaan perkebunan, serta kementerian dan lembaga pusat seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Bappenas, Kantor Staf Presiden, BPKP, dan Kejaksaan Agung. Organisasi seperti GAPKI, SPI, dan SPKS juga masuk daftar.
Sejumlah perwakilan negara sahabat turut diundang, antara lain Uni Eropa, India, China, Pakistan, Singapura, dan Malaysia.
Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs. Syafaruddin, M.Si memastikan Pemkab siap mendukung penuh rangkaian kegiatan. “Kami akan melakukan rapat koordinasi lanjutan untuk mematangkan aspek teknis serta melakukan pengecekan lapangan agar seluruh perangkat daerah memahami tugas masing-masing,” ujarnya.
Menurut Syafaruddin, peresmian pabrik sawit KUD Sejahtera menjadi kesempatan strategis menunjukkan kesiapan daerah mengembangkan sektor koperasi dan industri hilirisasi sawit.
Deputi Panel Barus menyampaikan bahwa koordinasi lintas kementerian menjadi kunci kelancaran acara. “Kami akan menyelesaikan finalisasi rundown kegiatan, daftar undangan, pembagian kewenangan, penyusunan anggaran secara detail, serta memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Muba bersama Kemenkop RI menargetkan peresmian ini menjadi momentum baru penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi dan hilirisasi industri kelapa sawit di Sumatera Selatan.