PALEMBANG — Puluhan siswa sekolah dasar di Palembang diajak mengenal dunia perkeretaapian dengan cara yang menyenangkan dalam festival bertajuk "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan". KAI Divre III Palembang sengaja merancang acara ini untuk mengedukasi generasi muda tentang pentingnya keselamatan di sekitar jalur rel.
Anak-anak diajak memulai petualangan mereka dengan menonton animasi edukasi tentang proses pembelian tiket hingga tata cara boarding di stasiun. Setelah itu, mereka diperkenalkan dengan berbagai profesi di PT KAI, mulai dari masinis, kondektur, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), hingga Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA).
Manajer Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menjelaskan bahwa pengenalan profesi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai peran setiap petugas dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan kereta api.
Materi keselamatan yang diberikan mencakup aturan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta, larangan bermain di jalur rel, hingga bahaya melempar batu atau benda lain ke arah kereta api. Pengetahuan ini dikemas dalam dongeng interaktif yang dibawakan pendongeng cilik Kampoeng Dongeng, Kak Haura Dzakiyah, serta permainan edukatif bertema perkeretaapian.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Mereka tidak hanya mengenal berbagai profesi di PT KAI, tetapi juga memahami bagaimana menggunakan transportasi kereta api dengan aman serta menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan di lingkungan perkeretaapian sejak usia dini," kata Aida dalam keterangannya.
KAI berharap edukasi sejak dini ini mampu menjadikan anak-anak sebagai agen keselamatan yang bisa mengingatkan keluarga dan teman-temannya untuk tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar rel. Aida menegaskan bahwa tindakan seperti bermain di rel atau melempar kereta tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga mengancam keselamatan perjalanan kereta api dan melanggar hukum.
Sebagai bentuk apresiasi, KAI Divre III Palembang memberikan penghargaan kepada tiga pemenang lomba mewarnai. Hadiahnya berupa voucher tiket kereta api kelas eksekutif, piagam penghargaan, sertifikat, uang tunai, serta cendera mata.
"Anak-anak adalah investasi masa depan bangsa. Karena itu, KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu memberikan edukasi positif sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan perkeretaapian," ujar Aida.