PALEMBANG — Eceng gondok, tanaman gulma yang kerap menjadi masalah di perairan Sumatera Selatan, kini disulap menjadi produk bernilai ekonomi. PT Pertamina Patra Niaga melalui program Eceng Gondok Research and Creative Center (ERCC) di Kilang Plaju memberdayakan kelompok Anak-Anak Kreatif Untuk Bangsa (Ankubas) untuk mengolah biomassa eceng gondok menjadi pengharum ruangan.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan program ini mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kami melihat bagaimana masyarakat mampu menjadi aktor utama dalam menciptakan perubahan," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Hingga 2025, omzet penjualan pengharum ruangan Ankubas Scents telah mencapai Rp50 juta. Produk ini dipasarkan melalui jaringan usaha lokal, mitra pencucian mobil, hingga platform digital. Pasar produk tersebut sudah menjangkau Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Lahat.
Program ini membuktikan bahwa inovasi berbasis potensi daerah bisa menciptakan nilai tambah. "Pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan dapat berjalan beriringan," tambah Roberth.
Selain di Sumsel, Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Sumarmo juga menjalankan program Ecobiz Cengklik di Desa Sobokerto, Boyolali, Jawa Tengah, sejak 2022. Di sana, eceng gondok diolah menjadi pupuk organik, pakan ternak, pakan ikan, dan biogas.
Program ini juga mendukung pertanian berkelanjutan dengan membangun sumur submersible tenaga surya untuk irigasi dan inovasi BERSIH (Bak Pencuci Sayur Higienis). Hingga kini, Ecobiz Cengklik telah memberikan manfaat kepada 88 penerima manfaat langsung dan membentuk satu kelompok tani baru.
Salah satu penggerak program, Khoirul Huda, mengatakan masyarakat kini semakin berkurang yang memilih menjadi petani. "Saya bersama teman-teman ingin bahwa petani bisa sejahtera dan menjadi petani adalah pilihan," ujarnya.
Bagi warga Sumsel, program ERCC memberikan dampak langsung berupa pendapatan tambahan dari produk eceng gondok. Selain itu, program ini berkontribusi pada perbaikan kualitas lingkungan perairan yang sebelumnya tercemar gulma.
Roberth menambahkan keberhasilan kedua program ini selaras dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). "Inilah wujud komitmen Pertamina Patra Niaga untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan," pungkasnya.
Ya, produk pengharum ruangan Ankubas Scents dipasarkan melalui platform digital dan jaringan mitra lokal seperti pencucian mobil di Palembang dan sekitarnya. Masyarakat bisa membelinya secara daring melalui tautan yang disediakan oleh kelompok Ankubas.
Bahan berita tidak menyebutkan omzet spesifik untuk program Ecobiz Cengklik di Boyolali. Namun, program ini telah memberikan manfaat kepada 88 penerima manfaat langsung dan membentuk satu kelompok tani baru, serta berkontribusi pada perbaikan kualitas lingkungan Waduk Cengklik.