Telo MT1 Pickup Listrik Mini Siap Produksi, Gandeng Raksasa Manufaktur Michigan

Penulis: Ahmad Syukri  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 02:40:01 WIB
Telo MT1 pickup listrik mini mulai diproduksi kerja sama dengan Schwab Industries dari Michigan.

SUMATERA SELATAN — Setelah vakum cukup lama, Telo Trucks akhirnya buka suara. Lewat video press release yang dirilis pekan ini, startup asal Amerika Serikat itu mengumumkan kemitraan dengan Schwab Industries. Perusahaan yang juga punya divisi aerospace ini akan bertanggung jawab merakit struktur bodi utama MT1.

Kabar ini menjadi angin segar bagi para penggemar yang sudah jatuh hati sejak konsep MT1 pertama kali diperkenalkan. Pasalnya, perjalanan Telo dari startup menuju produsen riil masih panjang dan penuh ketidakpastian. Apalagi, jejak pahit startup seperti Fisker yang bangkrut setelah produksi berjalan masih segar dalam ingatan industri.

Dimensi Mini, Bak Pikap Bongsor

MT1 dirancang dengan filosofi yang unik. Panjangnya hanya sekitar 3,6 meter, setara Mini Cooper 3 pintu. Namun, bak belakangnya diklaim mampu menampung muatan sebesar Toyota Tacoma. Janji ini didukung dengan konfigurasi kursi dan kabin yang bisa direkonfigurasi secara modular.

Dari sisi performa, Telo tidak main-main. Mereka menjanjikan dua varian: versi standar dengan jangkauan hingga 350 mil (sekitar 563 km) dan versi performa tinggi dengan tenaga 500 tenaga kuda. Kombinasi ini membuat MT1 terdengar seperti mobil listrik yang menyenangkan sekaligus fungsional untuk kerja ringan.

Kenapa Baru Bicara Sekarang?

Dalam pernyataannya, Telo mengaku sengaja bungkam selama beberapa waktu untuk fokus memastikan MT1 memenuhi standar keselamatan tabrakan internal mereka. Tidak dijelaskan apakah ada masalah spesifik yang ditemukan atau hanya fine-tuning biasa. Namun, mengingat bentuknya yang mungil, memastikan struktur bodi mampu bertahan saat bertabrakan dengan Ram TRX atau GMC Hummer EV adalah prioritas mutlak.

Detail final assembly dan jadwal pengiriman ke konsumen masih dirahasiakan. Telo hanya berjanji akan ada lebih banyak pengumuman dalam beberapa pekan ke depan. Yang jelas, dengan menggandeng Schwab—yang punya reputasi di industri manufaktur otomotif dan aerospace—kualitas dan konsistensi produksi diharapkan lebih terjamin.

Harapan di Tengah Skeptisisme

Masih banyak yang meragukan Telo bisa benar-benar mengirimkan MT1 ke tangan konsumen. Sejarah startup kendaraan listrik penuh dengan janji manis yang berakhir tanpa pengiriman. Namun, kemitraan Tier 1 seperti ini biasanya menjadi salah satu indikator paling kuat bahwa sebuah proyek serius.

Apakah Telo akan menjadi Aptera yang survive atau Fisker yang collapse? Waktu yang akan menjawab. Tapi untuk saat ini, langkah MT1 menuju produksi sudah lebih nyata dari sebelumnya.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: jalopnik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top