PALEMBANG — Program beasiswa ini merupakan wujud komitmen SKK Migas dan PHR Zona 4 dalam mendukung pendidikan vokasi yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri migas. Tujuannya mencetak sumber daya manusia (SDM) kompeten dan berdaya saing untuk menjaga ketahanan energi nasional.
Manager Communication Relations & CID Zona 4 Iwan Ridwan Faizal menegaskan program ini adalah bentuk kepedulian terhadap potensi daerah. “Kami meyakini pendidikan fondasi penting bangun masa depan lebih baik. Lewat beasiswa ini, kami buka peluang lebih luas bagi putra-putri daerah dapat pendidikan tinggi berkualitas dan tingkatkan kompetensi agar siap hadapi dunia kerja,” ujarnya.
Beasiswa ini ditujukan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Ring 1 wilayah kerja PHR Zona 4. Wilayah tersebut meliputi PEP Prabumulih, PEP Limau, PEP Adera, PEP Pendopo, PEP Ramba, dan PHE Ogan Komering.
Syarat khusus lainnya adalah berasal dari keluarga kurang mampu yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Pendaftar bisa memilih lima program studi yang disediakan:
Penerima beasiswa akan mendapatkan fasilitas kuliah gratis selama enam semester atau tiga tahun. Selain itu, mereka juga mendapat bantuan biaya akomodasi dan fasilitas pendukung lainnya selama masa studi.
Sejak 2014, program ini telah menjaring 91 penerima beasiswa. Salah satu penerima manfaat adalah Allisyah Pebriani, asal Desa Patih Galung, Prabumulih. Ia merupakan satu dari 11 penerima beasiswa tahun ajaran 2025/2026 dan kini kuliah di prodi Teknik Analisis Laboratorium Migas.
Pendaftaran dibuka mulai 16 Juni hingga 13 Juli 2026. Peserta yang lolos seleksi administrasi akan diumumkan pada 20 Juli 2026. Tahapan selanjutnya meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), psikotes, wawancara, dan tes kesehatan.
Penerima beasiswa resmi diumumkan pada 7 Agustus 2026. Seluruh proses seleksi dilakukan untuk memastikan calon mahasiswa memiliki kompetensi dan motivasi yang sesuai dengan kebutuhan industri hulu migas.
PHR Regional Sumatra Zona 4 merupakan Subholding Upstream Pertamina yang mengelola tujuh wilayah kerja. Wilayah tersebut tersebar di Palembang, Prabumulih, dan sembilan kabupaten: Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan OKU. Seluruh operasi berada di bawah koordinasi SKK Migas Sumbagsel.
Allisyah Pebriani, salah satu penerima beasiswa, mengaku program ini membantunya fokus kuliah. “Beasiswa ini bantu saya fokus kuliah dan kembangkan diri, akademik maupun non-akademik. Lebih dari bantuan pendidikan, ini bentuk kepercayaan yang bikin saya makin termotivasi kejar cita-cita lebih tinggi,” tutupnya.