SUMATERA SELATAN — Kota yang dikenal dengan Jembatan Ampera ini menyimpan warisan kuliner yang tak lekang waktu. Pempek, mie celor, dan pindang telah menjadi identitas budaya yang diwariskan turun-temurun. Kini, tempat-tempat baru dengan konsep modern turut memperkaya pilihan wisatawan.
Bagi traveler yang ingin menjelajahi Palembang, menemukan informasi akurat tentang tempat makan terbaik kerap menjadi tantangan. Data terbaru biasanya baru tersedia setelah pertengahan tahun. Panduan komprehensif ini hadir untuk membantu merencanakan perjalanan kuliner Anda.
Beberapa tempat makan di Palembang telah beroperasi lebih dari setengah abad, menjadi saksi bisu perkembangan kota. Berikut tiga destinasi yang wajib dikunjungi:
1. Mie Celor 26 Ilir
Beroperasi sejak 1953, tempat ini menjadi ikon kuliner Palembang dengan spesialisasi mie celor. Kuah santan berpadu kaldu udang yang gurih, ditambah telur rebus, tauge segar, udang, serta taburan ebi aromatik. Pengunjung bisa menyesuaikan porsi mie, kekentalan kuah, hingga jumlah udang sesuai selera. Berlokasi di Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 2, buka setiap hari pukul 06.00–21.00 WIB. Harga berkisar Rp 24.000 hingga Rp 62.000.
2. Martabak HAR
Didirikan oleh Haji Abdul Razak pada 1947, martabak telur di sini disajikan bersama kuah kari khas India yang kaya rempah. Perpaduan rasa gurih dan pedas manis menciptakan pengalaman unik. Tersedia juga roti cane dengan kuah kari serupa. Berlokasi di Jl. Jend. Sudirman No. 887, buka pukul 10.00–22.00 WIB dengan harga mulai Rp 20.000 hingga Rp 50.000.
3. Rumah Makan Sarinande Tempo Doeloe (STD)
Berdiri sejak 1956, restoran ini menjadi destinasi utama untuk mencicipi hidangan khas Palembang. Menu andalannya adalah pindang belido yang menggunakan ikan asli Sumatera Selatan, memberikan rasa autentik. Tersedia juga pindang patin, pindang udang, dan pindang tulang. Berlokasi di Jl. Mayor Ruslan No. 966, buka pukul 10.00–22.00 WIB dengan harga mulai Rp 20.000.
Pempek menjadi ikon kuliner Palembang yang paling dikenal. Pempek Candy di Jl. Jend. Sudirman No. 143 menawarkan berbagai jenis pempek dengan cita rasa autentik. Menu andalan seperti pempek kapal selam berukuran besar, ditambah pilihan pempek adaan dan lenjer. Buka setiap hari pukul 08.00–21.00 WIB, harga berkisar Rp 10.000 hingga Rp 50.000.
Bagi pencinta hidangan laut, Pondok Pindang Umak Palembang menjadi pilihan utama. Kuah pindang yang kaya rasa dan segar menjadi ciri khas tersendiri. Pengunjung bisa memilih menu berbahan ikan atau daging, disajikan dengan kuah pedas dan asam yang menggugah selera. Berlokasi di Jl. Demang Lebar Daun, buka pukul 10.30–21.00 WIB dengan harga Rp 30.000 hingga Rp 70.000.
Laksan Kaito menyajikan laksan, hidangan tradisional Palembang yang terbuat dari campuran ikan dan tepung sagu, disiram kuah santan gurih dan kental. Tempat ini menawarkan berbagai varian, termasuk laksan biasa dan laksan telur. Informasi lebih detail mengenai alamat dan jam buka belum tersedia dalam data yang ada.
Berapa kisaran harga makanan di Palembang?
Harga makanan di Palembang cukup terjangkau, mulai dari Rp 10.000 untuk pempek kecil hingga Rp 70.000 untuk hidangan pindang. Sebagian besar tempat legendaris menawarkan menu di kisaran Rp 20.000 hingga Rp 50.000.
Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi tempat makan legendaris?
Sebagian besar tempat buka dari pagi hingga malam hari. Mie Celor 26 Ilir buka mulai pukul 06.00 WIB, cocok untuk sarapan. Sementara Martabak HAR dan Sarinande STD buka hingga pukul 22.00 WIB, cocok untuk makan malam.
Apakah ada tempat makan yang menyajikan menu non-seafood?
Ya, Pondok Pindang Umak Palembang menyediakan pilihan daging selain ikan. Martabak HAR juga menawarkan roti cane sebagai alternatif bagi yang tidak menyukai makanan laut.