Bupati OKU Timur Lanosin Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bacakan Amanat BPIP: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Senin, 01 Juni 2026 | 22:54:01 WIB
Bupati OKU Timur Lanosin memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman kantor bupati.

MARTAPURA — Upacara berlangsung khidmat di halaman kantor bupati. Ratusan peserta dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), dan pelajar se-Kabupaten OKU Timur mengikuti rangkaian kegiatan. Bupati Lanosin bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan pidato resmi dari BPIP.

Pancasila Bintang Penuntun di Tengah Fragmentasi Global

Dalam amanat yang dibacakan, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menyebut Pancasila telah membuktikan ketangguhannya menghadapi globalisasi dan perubahan dunia yang dinamis. “Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan,” demikian bunyi sambutan tersebut.

Bupati Serukan Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Bupati Lanosin kemudian menyampaikan seruan langsung kepada peserta upacara. Ia menekankan Indonesia adalah bangsa besar dengan lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik. “Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan. Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” tegas Lanosin.

Peringatan Berlangsung Khidmat, Ditutup Doa Bersama

Upacara berlangsung sekitar satu jam. Rangkaian acara meliputi pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila oleh pemimpin upacara, dan ditutup dengan doa bersama. Tidak ada agenda lain yang menyertai kegiatan tersebut.

Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni merupakan agenda tahunan yang diinstruksikan pemerintah pusat. Seluruh instansi pemerintahan, termasuk di tingkat kabupaten dan kota, wajib melaksanakannya.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: krsumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top