MARTAPURA — Upacara berlangsung khidmat di halaman kantor bupati. Ratusan peserta dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), dan pelajar se-Kabupaten OKU Timur mengikuti rangkaian kegiatan. Bupati Lanosin bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan pidato resmi dari BPIP.
Dalam amanat yang dibacakan, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menyebut Pancasila telah membuktikan ketangguhannya menghadapi globalisasi dan perubahan dunia yang dinamis. “Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan,” demikian bunyi sambutan tersebut.
Bupati Lanosin kemudian menyampaikan seruan langsung kepada peserta upacara. Ia menekankan Indonesia adalah bangsa besar dengan lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik. “Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan. Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” tegas Lanosin.
Upacara berlangsung sekitar satu jam. Rangkaian acara meliputi pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila oleh pemimpin upacara, dan ditutup dengan doa bersama. Tidak ada agenda lain yang menyertai kegiatan tersebut.
Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni merupakan agenda tahunan yang diinstruksikan pemerintah pusat. Seluruh instansi pemerintahan, termasuk di tingkat kabupaten dan kota, wajib melaksanakannya.