PADANG ULAK TANDING — Polsek PUT (Padang Ulak Tanding) mengintensifkan patroli rutin di sepanjang jalur Lintas Curup-Lubuklinggau. Langkah ini merupakan respons atas tingginya potensi aksi begal dan jambret yang kerap mengincar pengendara di kawasan tersebut.
Patroli difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan, seperti tikungan tajam, area perkebunan sepi, dan lokasi minim penerangan. Polsek PUT menyisir rute ini secara bergiliran, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari dan menjelang subuh.
“Kami ingin memastikan pengguna jalan merasa aman saat melintas. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan bisa mencegah niat pelaku,” ujar Kapolsek PUT, AKP Hendra Gunawan, dalam keterangannya.
Berdasarkan data kepolisian, modus yang sering digunakan pelaku adalah pura-pura mogok di pinggir jalan, lalu tiba-tiba mengeroyok korban saat lengah. Ada pula yang beraksi secara berkelompok dengan memepet kendaraan korban dari belakang.
Polsek PUT mengimbau pengendara untuk tidak berhenti di tempat sepi dan selalu waspada terhadap kendaraan yang mencurigakan. “Jangan ragu melapor ke pos polisi terdekat jika melihat hal mencurigakan,” tambah AKP Hendra.
Meski patroli rutin sudah berjalan, data terbaru terkait penurunan angka kriminalitas di jalur ini belum dirilis secara resmi. Namun, kepolisian mengklaim bahwa kehadiran personel secara langsung telah mengurangi keluhan masyarakat.
“Kami terus evaluasi. Yang jelas, patroli ini akan terus kami tingkatkan, terutama menjelang hari besar atau musim liburan,” jelasnya.
Pengendara disarankan untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, tidak membawa barang berharga secara mencolok, dan memilih waktu perjalanan yang aman. Jika terpaksa melintas di malam hari, usahakan berboncengan dengan kendaraan lain atau melapor ke pos polisi terdekat untuk pengawalan.