LAHAT — Malam puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Lahat ke-157 berlangsung meriah dengan konser musik yang menghadirkan dua nama besar dari panggung nasional. Ribuan pengunjung sejak sore telah memadati area Lapangan Seganti Setungguan, eks MTQ, untuk menyaksikan langsung aksi panggung Virgoun dan grup musik NDX A.K.A.
Penampilan Virgoun membuka sesi hiburan dengan sejumlah lagu hits yang langsung disambut antusias. Penonton bernyanyi bersama sepanjang penampilannya. Suasana kian memuncak saat NDX A.K.A naik ke panggung, membawakan lagu-lagu andalan yang membuat ribuan pasang tangan bergoyang.
Dalam sambutannya, Bupati Lahat Bursah Zarnubi yang didampingi Wakil Bupati Widia Ningsih secara resmi menutup festival pasar kuliner dan UMKM yang telah digelar sejak beberapa hari sebelumnya. “Lima hari telah kita menyelenggarakan festival pasar kuliner dan UMKM umum yang tidak lain tujuannya untuk menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Lahat yang kita cintai ini,” ujar Bursah.
Bupati menambahkan, penutupan festival ini sekaligus menjadi tanda dimulainya rangkaian pesta rakyat. “Dengan berakhirnya Festival Kuliner UMKM malam ini, maka selanjutnya kita akan membuka rangkaian pesta rakyat sebagai bentuk rasa syukur dan hiburan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Lahat,” katanya.
Bursah Zarnubi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan bergotong royong membangun daerah. Menurutnya, perayaan hari jadi bukan sekadar seremonial, melainkan ajang mempererat silaturahmi. “Momentum Hari Jadi Kabupaten Lahat ini menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan seluruh masyarakat. Semoga Kabupaten Lahat semakin maju, berkembang, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain hiburan musik, malam puncak perayaan juga dimeriahkan dengan pesta kembang api dan berbagai atraksi lain yang menambah semarak suasana. Warga yang hadir mengaku terhibur dengan kualitas pertunjukan yang disajikan. Mereka menilai kegiatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lahat.
Perayaan HUT ke-157 tahun 2026 ini merupakan yang ke-28 kali digelar sejak tradisi tahunan dimulai. Pemerintah daerah berharap gelaran serupa dapat terus mendorong pertumbuhan sektor UMKM dan pariwisata lokal ke depannya.