2 Gajah Liar Masuk Pasar di OKI Sumsel, BKSDA Ungkap Jalur Migrasi yang Mulai Rusak

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:43:01 WIB
Dua gajah liar terekam memasuki lorong Pasar Jukung, OKI, Sumsel.

OGAN KOMERING ILIR — Video amatir yang merekam dua gajah jantan berlari kecil di lorong Pasar Jukung, Kecamatan Sungai Baung, mendadak viral di media sosial. Peristiwa langka itu terjadi saat pasar dalam kondisi sepi, sehingga tidak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas umum.

Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Sumsel, Kemarun Zaman, menyebut kedua satwa dilindungi itu sedang dalam masa migrasi sementara. "Mereka melintas untuk mencari sumber makanan. Saat ini sudah kembali ke habitat asli di kawasan Padang Sugihan atau Air Sugihan," ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Jalur Lama yang Mulai Rusak

Zaman menduga Pasar Jukung merupakan bagian dari jalur perlintasan yang pernah dilalui kawanan gajah sekitar lima hingga tujuh tahun silam. Kerusakan pada jalur utama migrasi diduga menjadi penyebab satwa itu mencari rute alternatif hingga masuk ke area publik.

"Ada kemungkinan mereka mencoba mengingat jalur lama. Atau, jalur yang biasa digunakan sudah rusak sehingga mencari jalan lain menuju habitatnya," jelas Zaman.

Posko Pemantauan dan Mitigasi Konflik

Pemerintah Kecamatan Sungai Baung menerbitkan Surat Keputusan Camat untuk mengaktifkan Posko Pagar Rapat. Posko ini bertugas memantau pergerakan satwa liar secara intensif.

Tim gabungan yang terdiri dari empat petugas BKSDA dan satu warga lokal telah disiagakan. Mereka akan melakukan mitigasi cepat jika muncul tanda-tanda konflik antara manusia dan gajah.

Selain itu, BKSDA gencar memberikan edukasi kepada warga sekitar agar tetap tenang namun waspada. "Jangan panik berlebihan. Tim lapangan selalu siap siaga jika ada pergerakan gajah mendekati pemukiman lagi," kata Zaman.

Catatan Penting bagi BKSDA

Selama satu tahun terakhir bertugas di Sumatera Selatan, Zaman mengaku baru kali ini menerima laporan gajah masuk ke area pasar. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi untuk pemetaan ulang jalur migrasi satwa di wilayah OKI.

BKSDA memastikan tidak menurunkan tim penanganan khusus karena kedua gajah telah kembali ke hutan secara mandiri. "Satwa terbukti tidak mengganggu fasilitas umum dan hanya melintas secara pasif di tengah keheningan malam," pungkasnya.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: inikata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top