66.764 Penumpang Padati LRT Sumsel Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus, Stasiun Asrama Haji Tersibuk

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Senin, 18 Mei 2026 | 16:00:01 WIB
Penumpang LRT Sumsel meningkat 18 persen selama libur Kenaikan Yesus Kristus.

PALEMBANG — Lonjakan penumpang LRT Sumsel terjadi selama lima hari, terhitung sejak Rabu (13/5) hingga Minggu (17/5). Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyebutkan jumlah pengguna naik 18 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang hanya mencapai 56.764 penumpang.

“Jumlah ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang semakin baik dalam memanfaatkan transportasi publik, khususnya LRT Sumsel, sebagai moda transportasi dalam beraktivitas,” ujar Aida, Senin (18/5/2026).

Stasiun Asrama Haji dan Ampera Jadi Primadona

Data dari operator mencatat lima stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama masa libur. Stasiun Asrama Haji menjadi yang terpadat dengan 12.139 penumpang, disusul Stasiun Ampera yang melayani 11.279 orang. Stasiun DJKA menempati posisi ketiga dengan 9.141 penumpang, lalu Stasiun Bumi Sriwijaya (7.944 penumpang) dan Stasiun Bandara (4.298 penumpang).

Dua Acara Besar di Palembang Dorong Kenaikan Penumpang

Peningkatan jumlah pengguna tidak lepas dari gelaran Car Free Night (CFN) pada Sabtu malam dan Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi yang diselenggarakan Pemerintah Kota Palembang. Untuk mengakomodasi mobilitas warga saat CFN, LRT Sumsel menambah jumlah perjalanan menjadi 98 perjalanan dari biasanya 94 perjalanan reguler per hari.

Tarif yang terjangkau serta rute yang menghubungkan titik-titik strategis seperti kawasan Stasiun Ampera, Stasiun Cinde, dan pusat perbelanjaan modern menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat dinilai semakin memilih LRT dibandingkan kendaraan pribadi karena lebih praktis dan bebas kemacetan.

Komitmen Menuju Transportasi Ramah Lingkungan

Aida menambahkan bahwa tren positif ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendukung konsep go green. Penggunaan angkutan umum massal dinilai mampu mengurangi emisi karbon, menghemat energi, dan menekan kemacetan di perkotaan sebagai bagian dari upaya mencapai Net Zero Emission.

“KAI Divre III Palembang sebagai operator bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung program pemerintah daerah dalam mendorong sektor pariwisata dan Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum,” ucap Aida.

Peningkatan jumlah penumpang LRT Sumsel pada momen libur keagamaan ini menjadi bukti bahwa pergeseran kebiasaan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi publik mulai terjadi di Palembang. Operator pun berharap tren serupa terus berlanjut pada libur panjang berikutnya.

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: sumselupdate.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top