Peristiwa bermula saat mobil yang dikemudikan Sufauroyan melaju dari arah Simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel menuju Simpang Bukit. Setibanya di lokasi, korban yang tengah menyeberang dari arah kanan ke kiri—dilihat dari arah laju kendaraan—langsung tertabrak. Pengemudi diketahui merupakan warga Komplek Prikompti, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
Hingga saat ini, identitas korban masih menjadi misteri. Iptu Hermanto mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan satpam di sekitar lokasi, korban sudah beberapa hari terakhir terlihat mondar-mandir dan kerap menyeberang di kawasan tersebut. "Diperkirakan usia korban sekitar 65 sampai 70 tahun," katanya.
Polisi telah berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Palembang untuk mengungkap identitas korban. Pihak keluarga atau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut diminta segera menghubungi kantor polisi terdekat.
" />Peristiwa bermula saat mobil yang dikemudikan Sufauroyan melaju dari arah Simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel menuju Simpang Bukit. Setibanya di lokasi, korban yang tengah menyeberang dari arah kanan ke kiri—dilihat dari arah laju kendaraan—langsung tertabrak. Pengemudi diketahui merupakan warga Komplek Prikompti, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
Hingga saat ini, identitas korban masih menjadi misteri. Iptu Hermanto mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan satpam di sekitar lokasi, korban sudah beberapa hari terakhir terlihat mondar-mandir dan kerap menyeberang di kawasan tersebut. "Diperkirakan usia korban sekitar 65 sampai 70 tahun," katanya.
Polisi telah berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Palembang untuk mengungkap identitas korban. Pihak keluarga atau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut diminta segera menghubungi kantor polisi terdekat.
">Peristiwa bermula saat mobil yang dikemudikan Sufauroyan melaju dari arah Simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel menuju Simpang Bukit. Setibanya di lokasi, korban yang tengah menyeberang dari arah kanan ke kiri—dilihat dari arah laju kendaraan—langsung tertabrak. Pengemudi diketahui merupakan warga Komplek Prikompti, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
Hingga saat ini, identitas korban masih menjadi misteri. Iptu Hermanto mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan satpam di sekitar lokasi, korban sudah beberapa hari terakhir terlihat mondar-mandir dan kerap menyeberang di kawasan tersebut. "Diperkirakan usia korban sekitar 65 sampai 70 tahun," katanya.
Polisi telah berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Palembang untuk mengungkap identitas korban. Pihak keluarga atau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut diminta segera menghubungi kantor polisi terdekat.
">Peristiwa bermula saat mobil yang dikemudikan Sufauroyan melaju dari arah Simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel menuju Simpang Bukit. Setibanya di lokasi, korban yang tengah menyeberang dari arah kanan ke kiri—dilihat dari arah laju kendaraan—langsung tertabrak. Pengemudi diketahui merupakan warga Komplek Prikompti, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
Hingga saat ini, identitas korban masih menjadi misteri. Iptu Hermanto mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan satpam di sekitar lokasi, korban sudah beberapa hari terakhir terlihat mondar-mandir dan kerap menyeberang di kawasan tersebut. "Diperkirakan usia korban sekitar 65 sampai 70 tahun," katanya.
Polisi telah berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Palembang untuk mengungkap identitas korban. Pihak keluarga atau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut diminta segera menghubungi kantor polisi terdekat.
" />Peristiwa bermula saat mobil yang dikemudikan Sufauroyan melaju dari arah Simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel menuju Simpang Bukit. Setibanya di lokasi, korban yang tengah menyeberang dari arah kanan ke kiri—dilihat dari arah laju kendaraan—langsung tertabrak. Pengemudi diketahui merupakan warga Komplek Prikompti, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
Hingga saat ini, identitas korban masih menjadi misteri. Iptu Hermanto mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan satpam di sekitar lokasi, korban sudah beberapa hari terakhir terlihat mondar-mandir dan kerap menyeberang di kawasan tersebut. "Diperkirakan usia korban sekitar 65 sampai 70 tahun," katanya.
Polisi telah berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Palembang untuk mengungkap identitas korban. Pihak keluarga atau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut diminta segera menghubungi kantor polisi terdekat.
">PALEMBANG — Satuan Lalu Lintas Polrestabes Palembang masih memburu identitas seorang pejalan kaki lansia yang tewas dalam kecelakaan di Jalan Kapten A Rivai, tepat di seberang Hotel Batiqa, Minggu (10/5/2026) pukul 23.30 WIB. Korban yang belum diketahui namanya itu ditabrak mobil Suzuki Carry bernopol BG-8531-ZL yang dikemudikan Muhammad Sufauroyan (24).
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, menjelaskan korban menderita luka berat di kepala serta luka lecet di paha dan mata kaki kiri. "Meskipun sempat dilarikan ke RS Charitas Palembang untuk mendapatkan perawatan medis, nyawa korban tidak tertolong," ujarnya, Senin (11/5/2026).
Peristiwa bermula saat mobil yang dikemudikan Sufauroyan melaju dari arah Simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel menuju Simpang Bukit. Setibanya di lokasi, korban yang tengah menyeberang dari arah kanan ke kiri—dilihat dari arah laju kendaraan—langsung tertabrak. Pengemudi diketahui merupakan warga Komplek Prikompti, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
Hingga saat ini, identitas korban masih menjadi misteri. Iptu Hermanto mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan satpam di sekitar lokasi, korban sudah beberapa hari terakhir terlihat mondar-mandir dan kerap menyeberang di kawasan tersebut. "Diperkirakan usia korban sekitar 65 sampai 70 tahun," katanya.
Polisi telah berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Palembang untuk mengungkap identitas korban. Pihak keluarga atau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut diminta segera menghubungi kantor polisi terdekat.