Seorang pengemudi asal Betung, Musi Banyuasin, berinisial H (35) tertangkap tangan saat membobol kotak amal di Masjid Jalan Politeknik, Palembang, Senin pagi. Warga yang geram mengikatnya di tiang bendera sebelum polisi tiba.
tiba. ISI:PALEMBANG — Aksi nekat seorang pria berakhir di tiang bendera halaman masjid. H (35), pengemudi asal Purwosari, Betung, Musi Banyuasin, tertangkap tangan saat merusak gembok kotak amal di Masjid Jalan Politeknik, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Senin (11/5/2026) pagi.
Pengurus masjid melihat langsung aksi H saat membongkar gembok kotak amal berisi uang. Warga yang kebetulan berada di lokasi langsung mengamankan pelaku dan mengikatnya di tiang bendera.
Personel Polsek Ilir Barat I tiba di tempat kejadian dan membawa H ke kantor polisi. Langkah ini diambil untuk menghindari aksi main hakim sendiri.
Di hadapan polisi, H mengaku nekat membobol kotak amal karena tidak memiliki uang ongkos pulang ke Betung. “Saya awalnya dari Kertapati mau ke Musi 2, lalu berhenti di masjid untuk menumpang buang air besar. Setelah itu masuk ke masjid untuk istirahat dan melihat kotak amal, lalu terpikir untuk mengambil uang di dalamnya,” kata H.
Namun, saat hendak membuka gembok, aksinya dipergoki pengurus masjid. Pelaku langsung diamankan warga yang kebetulan berada di lokasi.
Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh mengapresiasi respons cepat masyarakat yang melaporkan kejadian tersebut. “Pelaku kemudian diamankan warga. Anggota kami menerima informasi tersebut langsung mendatangi TKP untuk mengamankan pelaku,” kata Kompol Fauzi Saleh.
Ia menegaskan bahwa pelaku saat ini menjalani pemeriksaan intensif untuk proses hukum lebih lanjut. Fauzi juga mengimbau warga terus menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.