Hasil Sidak 11 Polsek di Sumsel: Pelanggaran Administrasi hingga Tes Urine

Penulis: Ahmad Syukri  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 23:00:40 WIB
Tim Bidpropam Polda Sumsel melakukan pemeriksaan disiplin di 11 Polsek wilayah hukum Sumsel.

PALEMBANG — Bidpropam Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Opsgaktibplin) secara intensif di 11 Polsek pada Rabu dan Kamis, 6-7 Mei 2026. Pemeriksaan maraton ini menyasar kesiapan personel mulai dari sikap tampang, kelengkapan administrasi, hingga deteksi dini penyalahgunaan narkoba melalui tes urine.

Tim pemeriksa yang dipimpin oleh Tito Dani menyisir polsek di berbagai wilayah hukum, termasuk Tanah Abang, Talang Ubi, Penukal, Penukal Utara, dan BTS Ulu pada hari pertama. Memasuki hari kedua, pemeriksaan berlanjut ke Polsek Rupit, Karang Jaya, serta empat polsek di jajaran Polres Lubuklinggau, yakni Lubuklinggau Utara, Barat, Timur, dan Selatan.

Klarifikasi Tes Urine di Polsek Lubuklinggau Barat

Dalam rangkaian pemeriksaan di Polsek Lubuklinggau Barat, tim sempat mendapati satu personel dengan hasil tes urine terindikasi positif. Temuan ini segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan mendalam oleh Sidokkes Polres Lubuklinggau yang berkoordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan, tim memastikan bahwa indikasi positif tersebut bukan berasal dari penyalahgunaan narkotika. Kandungan yang terdeteksi merupakan benzodiazepine atau zat dalam obat penenang yang dikonsumsi personel tersebut sesuai dengan kebutuhan medis dan instruksi dokter.

Selain tes urine, petugas juga melakukan penertiban terhadap penggunaan atribut kepolisian atau gampol, serta pengecekan kendaraan dinas maupun pribadi. Fokus pemeriksaan mencakup penggunaan strobo, rotator, sirine, hingga keabsahan tanda nomor kendaraan bermotor khusus agar sesuai dengan standar operasional.

Rincian Pelanggaran Administrasi di Sejumlah Polsek

Meskipun mayoritas personel dinilai patuh, petugas masih menemukan beberapa catatan pelanggaran administratif ringan di lapangan. Di Polsek Tanah Abang, ditemukan ketidaksesuaian pada surat data diri dan penggunaan gampol, sementara di Polsek Talang Ubi, pelanggaran didominasi oleh masalah sikap tampang anggota.

Kondisi serupa ditemukan di Polsek Penukal dan Penukal Utara yang mencatatkan pelanggaran ringan pada aspek gampol. Sementara itu, di Polsek BTS Ulu, tim menemukan adanya surat data diri personel yang masa berlakunya telah habis. Di sisi lain, Polsek Rupit dan Polsek Karang Jaya dinyatakan nihil pelanggaran baik secara administrasi maupun disiplin.

Untuk wilayah Lubuklinggau, pelanggaran ringan terkait penggunaan seragam dan atribut ditemukan di Polsek Lubuklinggau Utara, Timur, dan Selatan. Seluruh temuan tersebut langsung diberikan teguran dan arahan untuk segera dilakukan perbaikan oleh personel yang bersangkutan.

Komitmen Pengawasan Internal Polda Sumsel

Kabid Propam Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Raden Azis Safiri menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah konsisten institusi dalam menjaga integritas anggotanya. Ia menyebut pengawasan tidak dilakukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai fungsi pembinaan.

“Opsgaktibplin ini bukan semata mencari kesalahan anggota, tetapi sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan agar seluruh personel tetap disiplin, profesional, dan mampu menjaga nama baik institusi Polri di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol Raden Azis Safiri.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa disiplin internal adalah fondasi utama dalam memberikan pelayanan publik. Penguatan disiplin ini diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian di wilayah Sumatera Selatan.

“Melalui pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polda Sumsel berkomitmen menjaga integritas anggota sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ungkap Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: wideazone.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top