Menteri Haji Pantau Pelepasan 435 Jemaah Kloter 9 di Bandara Palembang

Penulis: Rizal Hamdani  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 14:27:01 WIB
Menteri Haji dan Umrah pantau langsung pelepasan 435 jemaah kloter 9 di Bandara SMB II Palembang.

PALEMBANG — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, KH. Moch Irfan Yusuf, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Selatan untuk memantau langsung proses operasional embarkasi. Ia tiba di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II pada Senin (4/5/2026) pukul 14.45 WIB, tepat saat proses pelepasan jemaah kloter 9 menuju tanah suci.

Kunjungan ini dilakukan guna memastikan standar pelayanan jemaah haji di titik keberangkatan terpenuhi dengan baik. Dalam peninjauan tersebut, Menteri didampingi oleh Gubernur Sumatera Selatan serta jajaran otoritas bandara untuk melihat alur keberangkatan jemaah dari ruang tunggu internasional hingga masuk ke pesawat.

Komposisi Jemaah Kloter 9 Sumsel dan Bangka Belitung

General Manager Bandara SMB II, Ahmad Syaugi Shahab, menjelaskan bahwa kloter 9 ini memiliki komposisi gabungan dari dua provinsi. Total terdapat 435 jemaah yang diberangkatkan dalam satu penerbangan langsung menuju Madinah.

“Hari ini pada keberangkatan Jemaah Haji kloter 9 di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II ditinjau dan dilepas langsung oleh Menteri Haji dan Umrah bersama Gubernur Sumatera Selatan, sebanyak total 435 Jemaah yang terdiri dari 242 Jemaah yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan dan 193 Jemaah yang merupakan Haji Antara dari Provinsi Bangka Belitung,” ujar Ahmad Syaugi Shahab di area bandara.

Integrasi jemaah dari dua provinsi ini menjadi fokus pengawasan otoritas bandara guna menjamin ketepatan waktu keberangkatan. Koordinasi antara panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) daerah dan pihak maskapai menjadi kunci kelancaran proses embarkasi kali ini.

Mekanisme Transit Jemaah Haji Antara dari Bangka Belitung

Syaugi memaparkan detail teknis mengenai jemaah haji antara yang berasal dari Provinsi Bangka Belitung. Sebelum bergabung di Palembang, rombongan tersebut diterbangkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dari Bandara H.A.S. Hanandjoeddin.

“Penerbangan Haji Antara berangkat dari Bandara H.A.S. Hanandjoeddin dan tiba di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II pada pukul 13.00 WIB dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia sementara menunggu keberangkatan langsung ke Madinah di ruang tunggu Internasional Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II,” tambah Syaugi.

Selama masa transit, para jemaah mendapatkan fasilitas pelayanan di ruang tunggu internasional yang telah disiapkan khusus. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi fisik jemaah tetap bugar sebelum menempuh perjalanan udara jarak jauh ke Arab Saudi.

Apresiasi Fasilitas dan Agenda Lanjutan Menteri

Menteri Haji dan Umrah memberikan apresiasi terhadap kesiapan fasilitas dan kinerja pengelola Bandara SMB II. Kualitas pelayanan di bandara dinilai krusial karena menjadi representasi awal kenyamanan jemaah dalam menjalankan rukun Islam kelima.

Kunjungan kerja Menteri di Palembang dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Selain memantau pelepasan kloter 9, agenda kerja akan dilanjutkan dengan penyambutan kedatangan jemaah kloter 10 di Asrama Haji Palembang untuk memastikan kesiapan akomodasi dan logistik di sana.

Hingga saat ini, proses pemberangkatan jemaah melalui embarkasi Palembang dilaporkan berjalan sesuai jadwal tanpa kendala teknis yang berarti. Otoritas bandara terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Agama dan Pemerintah Provinsi guna mengawal seluruh rangkaian keberangkatan hingga kloter terakhir.

Reporter: Rizal Hamdani
Back to top