OGAN ILIR — Penangkapan dilakukan Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Rio Pranata Tarigan bersama Kanit Pidum IPDA Abriansyah dan anggota Tim Resmob Pidum Satreskrim. Keempat terduga pelaku disebut masih satu keluarga dengan korban. Mereka kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Ogan Ilir.
Peristiwa bermula pada Rabu, 9 September 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. SJK bersama ibunya, YN, 73 tahun, mendatangi kebun karet milik mereka di Desa Sunur. Tidak lama berselang, empat orang datang menggunakan mobil Suzuki pikap berwarna hitam.
Menurut laporan korban, salah seorang terduga pelaku berinisial IH diduga menodongkan senjata jenis pistol ke arah YN. SJK berupaya melindungi ibunya, dan situasi itu berujung pada dugaan pengeroyokan oleh keempat terduga pelaku.
"Dalam kronologi yang dilaporkan, salah seorang terduga pelaku berinisial IH diduga menodongkan senjata jenis pistol ke arah ibu korban. Melihat ibunya terancam, korban berupaya melindunginya. Situasi kemudian berujung pada dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh keempat terduga pelaku," jelas AKP Rio Pranata Tarigan.
Para terduga pelaku diduga memakai sejumlah benda saat melakukan aksi, di antaranya helm, kayu, dan senjata jenis airsoft gun. Polisi belum merinci pembagian peran masing-masing pelaku dalam peristiwa tersebut.
Laporan korban tercatat di SPKT Polres Ogan Ilir dengan nomor LP-B/441/IX/2026/SPKT/RES OI/Polda Sumsel tertanggal 9 September 2026. Jarak antara pelaporan dan penangkapan mencapai sekitar enam pekan.
"Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke SPKT Polres Ogan Ilir dengan nomor laporan polisi LP-B/441/IX/2026/SPKT/RES OI/Polda Sumsel, tanggal 9 September 2026," terang Kasat Reskrim.
Penyidik Satreskrim Polres Ogan Ilir masih mendalami peran tiap terduga pelaku, termasuk siapa yang membawa pistol dan airsoft gun. Kedua jenis senjata itu akan diuji untuk memastikan statusnya sesuai ketentuan hukum.
Kasus ini masuk kategori pengeroyokan yang mengakibatkan korban luka. Polisi belum menyampaikan pasal yang disangkakan maupun kemungkinan penahanan setelah pemeriksaan selesai.