KTO Jakarta Hadir di AMTF 2026, Kenalkan Wisata Ramah Muslim Korea

Penulis: Rizal Hamdani  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:05:31 WIB
Pengunjung melihat stan Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta Office di AMTF 2026, Mal Kota Kasablanka, Jakarta.

SUMATERA SELATAN — Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta Office membuka stan wisata ramah muslim Korea di ASTINDO Muslim Friendly Travel Fair (AMTF) 2026, Mal Kota Kasablanka, Jakarta, 16-18 Oktober 2026. Pengunjung bisa berkonsultasi soal destinasi halal, fasilitas ibadah, hingga program bebas visa sementara untuk wisatawan grup Indonesia. Pameran ini jadi ajang cek kesiapan Korea sebelum merencanakan liburan keluarga.

KTO Jakarta Office menempatkan stan di area strategis pameran dengan desain yang menghadirkan atmosfer destinasi Korea. Ada zona berfoto berlatar halte bus khas Korea dan Masjid Pusat Seoul, plus sudut informasi rencana perjalanan ramah muslim yang bisa jadi referensi sebelum berangkat.

Fasilitas Ibadah yang Ditampilkan di Stan KTO

Pengunjung bisa mengenal sejumlah masjid besar di Korea lewat foto dan informasi yang dipajang. Lima di antaranya Masjid Pusat Seoul, Masjid Busan Al-Fatah, Masjid Ansan, Masjid Gwangju, dan Pusat Islam Daejeon.

Staf stan KTO menjelaskan pemerintah Korea menyediakan tempat ibadah hingga restoran dengan menu halal agar wisatawan muslim bisa berkunjung dengan nyaman. Kebijakan bebas visa sementara untuk wisatawan grup dari Indonesia disebut turut mendorong kunjungan wisatawan muslim.

Empat Kategori Status Kehalalan Restoran di Korea

Stan KTO menampilkan infografis status kehalalan restoran supaya wisatawan tidak bingung mencari makan. KTO membaginya ke dalam empat kategori:

  • Halal Certified: seluruh makanan telah tersertifikasi halal oleh lembaga sertifikasi halal di Korea.
  • Self Certified: restoran milik muslim yang menyatakan makanannya halal.
  • Muslim Friendly: menyajikan beberapa menu halal, tetapi masih tersedia alkohol di restoran.
  • Pork Free: tidak menyajikan daging babi atau bahan turunannya.

Pembagian ini penting dicatat wisatawan sebelum memesan. Kategori Muslim Friendly dan Pork Free tidak otomatis berarti seluruh menu halal, jadi tetap perlu konfirmasi ke pihak restoran.

Aktivitas Interaktif dan Hadiah di Stan KTO

Pengunjung bisa mencoba mesin pembuat rencana perjalanan ramah muslim. Caranya mengisi data diri, memilih durasi kunjungan, lalu menentukan preferensi wisata seperti alam, sejarah, belanja, atau kuliner.

Mesin kemudian menampilkan rekomendasi itinerary otomatis sesuai pilihan tersebut. Peserta yang ikut permainan ini mendapat suvenir bergambar tempat wisata Korea.

Selain itu, tersedia konsultasi langsung soal pilihan wisata ramah muslim dan informasi program bebas visa sementara bagi wisatawan grup Indonesia. Staf KTO juga membagikan buklet panduan wisata Korea serta brosur bebas visa.

Alasan Korea Cocok untuk Liburan Keluarga

Dari informasi di stan KTO, Korea menawarkan beragam pilihan wisata yang bisa disesuaikan dengan minat tiap anggota keluarga. Beberapa di antaranya:

  • Tempat bersejarah dan keindahan alam untuk wisata budaya dan alam.
  • Pengalaman wisata interaktif bagi penggemar K-Pop dan Hallyu.
  • Wisata olahraga, seperti menyaksikan pertandingan bisbol Korea atau mengunjungi Stadion Piala Dunia.
  • Wisata teknologi berupa pengalaman realitas maya (VR) dan kafe internet ala Korea.
  • Wisata kuliner dengan aneka pilihan makanan Korea.

Tips Merencanakan Liburan Ramah Muslim ke Korea

Manfaatkan sesi konsultasi di stan untuk memetakan kebutuhan keluarga, terutama soal akses masjid dan restoran halal di kota yang akan dikunjungi. Catat kategori kehalalan restoran sebelum berangkat agar tidak repot mencari makan di lokasi.

Cek juga syarat program bebas visa sementara untuk wisatawan grup, termasuk ketentuan jumlah anggota dan agen travel yang bekerja sama. Informasi terkini soal kebijakan ini dapat dikonfirmasi ke KTO Jakarta Office atau agen travel resmi.

Untuk liburan keluarga, alokasikan waktu kunjungan yang cukup agar tidak terburu-buru berpindah kota. Pameran AMTF 2026 sendiri berlangsung 16-18 Oktober 2026 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, dan bisa jadi titik awal menyusun rencana perjalanan ke Korea.

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: indonesian.korea.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top