Ramalan Weton Kamis Kliwon, 10 September 2026

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Kamis, 10 September 2026 | 15:03:31 WIB
Ilustrasi kalender Jawa menampilkan weton Kamis Kliwon, 10 September 2026.

SUMATERA SELATAN — Kalender Jawa hari ini, Kamis 10 September 2026, jatuh pada weton Kamis Kliwon. Dalam penanggalan Jawa, tanggal ini bertepatan dengan 27 Mulud 1960 dan 28 Rabiul Awal 1448 H. Bagi sebagian masyarakat Jawa, weton masih dipakai untuk membaca karakter, mencari hari baik, sampai menentukan momen acara adat.

Neptu Kamis Kliwon dan Artinya

Weton Kamis Kliwon punya neptu 16. Angka itu hasil penjumlahan nilai hari Kamis (8) dan pasaran Kliwon (8). Dalam perhitungan tradisional Jawa, neptu sering dipakai sebagai bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan besar.

Watak Orang yang Lahir Kamis Kliwon

Mereka yang lahir di weton ini dikenal punya rencana besar dalam hidup. Kadang cita-citanya melampaui kenyataan sehingga mudah terbawa imajinasi sendiri.

Karakter lain yang menonjol: tidak gampang menyerah, optimistis, dan terhormat. Kombinasi ini membuat mereka mudah diterima di lingkungan sekitar, bahkan cenderung suka memimpin.

Satu catatan kecil, mereka perlu belajar mengendalikan diri. Jangan semua ucapan dan tindakan orang lain dimasukkan ke hati, terutama yang berbeda sudut pandang.

Posisi Tanggal Ini di Kalender Jawa

September 2026 mencakup dua bulan Jawa, yaitu Mulud dan Bakdomulud. Bulan Mulud berlangsung sampai Minggu Pon 13 September 2026 atau 30 Mulud 1960.

Setelah itu, kalender Jawa masuk bulan Bakdomulud mulai Senin Wage 14 September 2026 atau 1 Bakdomulud 1960. Peralihan ini masih jadi acuan sebagian masyarakat Jawa untuk membaca pasaran dan menentukan kegiatan adat.

Perlu diingat, ramalan weton seperti ini sifatnya hiburan dan warisan tradisi, bukan patokan ilmiah. Kalau kebetulan cocok dengan kondisi kamu hari ini, anggap saja bonus semangat.

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top