PALEMBANG — Sebanyak 150 jamaah yang terdiri dari pengurus PWNU, PCNU Palembang, badan otonom, lembaga, hingga Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dilepas langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru. Keberangkatan mereka untuk menghadiri forum tertinggi NU yang akan digelar pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Pelepasan yang berlangsung di Griya Agung Palembang ini turut dihadiri Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, serta jajaran Forkopimda lainnya. Hadir pula Rois Surya, KH. Syarifuddin Yakub, dan Ketua PWNU Sumsel KH. Hendra Zainuddin Al-Qodiri beserta pengurus PCNU Kota Palembang.
Momen pelepasan ini menjadi rangkaian akhir setelah Gubernur Sumsel bersama jajaran ASN dan keluarga besar NU melaksanakan Salat Istisqa. Ibadah tersebut merupakan ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan di tengah kemarau dan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
Agenda Salat Istisqa di lingkungan Griya Agung memang telah dijadwalkan Pemprov Sumsel sebagai bagian dari upaya menghadapi dampak kekeringan. Setelah ibadah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan rombongan delegasi NU.
KH. Hendra Zainuddin Al-Qodiri menyampaikan bahwa rombongan yang berangkat merupakan representasi dari berbagai unsur kepengurusan NU di Sumatera Selatan. Ia menegaskan keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan organisasi, melainkan bagian dari ikhtiar menghadiri forum tertinggi NU dengan membawa aspirasi warga Nahdliyin setempat.
“Kurang lebih ada 150 jamaah yang berangkat, terdiri dari pengurus PWNU, PCNU Palembang, badan otonom, lembaga-lembaga NU hingga MWCNU. Kami berangkat dengan penuh semangat untuk mencari keberkahan,” ujar KH. Hendra dalam sambutannya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung jam’iyah NU, termasuk Gubernur, Kapolda, Pangdam, dan Wali Kota Palembang.
Herman Deru berpesan agar seluruh delegasi mengikuti Muktamar dengan riang gembira dan menjaga nama baik Sumatera Selatan. Menurutnya, forum strategis ini akan menentukan arah perjalanan organisasi ke depan, sekaligus diharapkan membawa manfaat bagi negara dan daerah.
“Selamat menunaikan Muktamar dengan riang gembira. Jamaah yang berangkat ini adalah representasi dari warga Sumatera Selatan,” kata Herman Deru.
“Kita berharap Muktamar ini akan banyak membawa manfaat bagi negara dan daerah, wabilkhusus Sumatera Selatan,” pungkasnya.