PALEMBANG — Kolaborasi antarkomunitas pemuda di Sumatera Selatan kembali mendapat ruang baru lewat program GACOR 1.0 yang digagas Gen LIMAS. Acara yang berlangsung di Auditorium OJK Sumatera Selatan ini menjadi ajang bertemunya berbagai organisasi kepemudaan untuk bertukar gagasan dan membangun relasi.
Berdasarkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Indonesia 2024, Sumatera Selatan mencatat skor 54 pada 2023. Angka ini sebenarnya meningkat dibandingkan 2022 yang berada di posisi 51,33, namun masih menandakan perlunya penguatan partisipasi generasi muda dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.
Kondisi tersebut menjadi alasan utama Gen LIMAS menghadirkan GACOR sebagai ruang kolaborasi. President of Gen LIMAS 2026, M. Febrin Abiyyu Ilyasa, menegaskan bahwa setiap komunitas memiliki potensi besar yang perlu diwujudkan melalui langkah bersama.
"Setiap komunitas memiliki potensi yang besar, tetapi potensi tersebut akan semakin berarti ketika dapat diwujudkan melalui langkah bersama," ujar Febrin dalam sambutannya.
Senada dengan itu, Director of External Affairs Gen LIMAS, Naura Keisya Imara, menyebut GACOR sebagai langkah awal untuk mempertemukan beragam potensi pemuda agar saling mendukung dalam melahirkan berbagai inisiatif bersama.
Manajer Madya Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Selatan, Marissa Deviantara, turut hadir dan menekankan pentingnya kolaborasi antargenerasi muda. Menurutnya, penguatan jejaring dan kapasitas pemuda diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan pengisian Pre-Survey dan Brand Survey oleh Community Partners untuk memetakan ekspektasi peserta. Setelah itu, peserta mengikuti Beauty Demo Session yang digelar Azzura Cosmetics selaku mitra kegiatan.
Agenda utama berlanjut melalui Focus Group Discussion (FGD). Peserta yang dibagi ke dalam sejumlah kelompok diberikan dua kasus terkait literasi keuangan untuk didiskusikan secara interaktif. Setiap kelompok bertukar pandangan, menyusun solusi, lalu mempresentasikan hasilnya di hadapan peserta lain.
Tak hanya berdiskusi, GACOR 1.0 juga menghadirkan crafting session. Peserta diajak membuat phone case strap menggunakan beads dan tali strap bersama anggota kelompoknya masing-masing. Sesi ini menjadi ruang berkreasi sekaligus memperkuat kebersamaan antarkomunitas.
Sebelum kegiatan ditutup, peserta kembali mengisi Post Survey untuk mengevaluasi efektivitas program. Gen LIMAS juga memberikan goodies kepada peserta maupun kelompok yang dinilai aktif selama sesi interaktif berlangsung.
Melalui GACOR 1.0, Gen LIMAS berharap jejaring antarkomunitas pemuda di Sumatera Selatan dapat berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan. Pertukaran ide dan pengalaman antar komunitas diharapkan mampu melahirkan inisiatif yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Gen LIMAS juga menyatakan komitmennya menghadirkan program yang mendukung perluasan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan generasi zillenial. Upaya meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan secara bijak dinilai menjadi tantangan sekaligus kebutuhan penting bagi generasi muda saat ini.