SUMATERA SELATAN — Optimisme terhadap perekonomian nasional kembali ditegaskan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Pandjaitan. Di tengah perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, ia menyampaikan bahwa kondisi fundamental ekonomi tanah air berada dalam tren yang positif dan sehat. Pesan ini menjadi sinyal stabilitas di tengah dinamika ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian.
"Fundamental ekonomi kita baik. Namun, untuk mencapai lompatan besar, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Diperlukan persatuan dan kemampuan untuk mengadopsi teknologi secara masif," ujar Luhut dalam keterangannya, Senin (17/8).
Menurutnya, transformasi digital yang berjalan cepat harus dibarengi dengan pemerataan akses dan literasi. Dengan begitu, keuntungan dari kemajuan teknologi tidak hanya dinikmati segelintir kelompok, tetapi dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Hal ini penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Meski tidak merinci indikator spesifik seperti angka pertumbuhan atau inflasi, pernyataan Luhut merepresentasikan keyakinan pemerintah terhadap daya tahan ekonomi nasional. Fokus pada konsolidasi nasional dan inovasi teknologi dinilai sebagai strategi yang tepat untuk menghadapi tantangan global sambil mengoptimalkan potensi pasar domestik yang besar. Para pelaku usaha diharapkan dapat menangkap sinyal ini sebagai arahan untuk mulai berinvestasi pada kapabilitas digital dan efisiensi operasional.