KAYUAGUNG — Kepolisian Resor Ogan Komering Ilir (OKI) membuka ruang evaluasi pelayanan publik melalui kemitraan ilmiah bersama Universitas Islam OKI (UNISKI). Forum Konsultasi Publik (FKP) Mandiri Tahun 2026 yang digelar di Kayuagung pada Kamis itu menjadi ajang akademisi menguji efektivitas layanan kepolisian dari kacamata metodologi ilmiah, bukan sekadar laporan internal.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto memimpin langsung jalannya forum. Ia menyebut keterlibatan kampus menjadi kebutuhan krusial dalam penyempurnaan layanan. Evaluasi yang hanya mengandalkan data internal, menurut dia, berisiko menciptakan zona nyaman bagi institusi.
"Masukan ilmiah serta kritik konstruktif dari kampus menjadi bahan evaluasi krusial bagi kami untuk mewujudkan pelayanan Polri yang Presisi, modern, dan terpercaya," kata Eko saat membuka kegiatan.
Rektor UNISKI hadir dalam sesi sharing tersebut, didampingi Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPSM) UNISKI Hermanto. Hermanto memberikan materi yang menyoroti efektivitas layanan instansi publik serta tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polres OKI.
Perspektif akademis dinilai penting untuk memastikan setiap kebijakan pelayanan memiliki dasar argumentasi yang kuat. Hal ini sejalan dengan komitmen Polres OKI meningkatkan kualitas layanan melalui keterbukaan dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengapresiasi langkah Polres OKI yang dinilainya berbeda dari pendekatan konvensional. Pelibatan sektor akademisi disebutnya memastikan adanya kajian objektif sebelum sebuah inovasi layanan diluncurkan.
"Dengan demikian, setiap inovasi pelayanan publik yang diluncurkan jajaran Polri benar-benar memiliki basis argumentasi yang kuat dan memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat," ujar Kombes Pol. Nandang.
Forum ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polres OKI dalam membangun kepercayaan publik. Lewat kemitraan akademis, institusi kepolisian tidak hanya dinilai dari sisi penegakan hukum, tetapi juga dari kualitas interaksi dan pelayanan yang diterima warga sehari-hari.