Menteri Ara: Bahlil Bantu Dorong CSR Pengusaha Tambang untuk Program Perumahan Rakyat

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 11:47:31 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Ara menyampaikan dukungan Bahlil Lahadalia dalam mendorong kontribusi CSR pengusaha tambang untuk program perumahan rakyat.

SUMATERA SELATAN — Dukungan tersebut mengemuka di tengah realisasi akad massal 62.000 unit KPR rumah subsidi dan KUR Perumahan senilai Rp880 miliar. Ara menyebut kontribusi Bahlil menjadi bagian dari upaya lintas kementerian dalam mempercepat target pembangunan perumahan nasional.

Peran Bahlil dalam Menggalang Dana CSR Sektor Tambang

Di hadapan Presiden Prabowo, Ara menuturkan bahwa Ketua Umum Partai Golkar itu aktif mendorong pelaku usaha di sektor pertambangan untuk menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan. Menurut Ara, hasil dorongan tersebut telah terlihat dari sejumlah inisiatif yang masuk ke sektor perumahan.

"Ini Pak Bahlil ini, banyak tadi fotonya, memberikan CSR-CSR itu Pak dari pengusaha-pengusaha di bidang pertambangan," kata Ara dalam laporannya kepada Presiden.

Ara juga menyelipkan nada ringan saat menyebut gaya pendekatan koleganya tersebut kepada pengusaha tambang. "Jadi kalau soal tekan-tekan, jago sekali dia Pak, tapi untuk rakyat Pak," ujarnya disambung dengan ucapan terima kasih.

Pengerahan Sumber Daya untuk Target Perumahan Nasional

Pernyataan Ara muncul dalam forum yang dihadiri jajaran menteri, kepala lembaga, gubernur, bupati/wali kota, hingga perbankan dan pengembang. Agenda di Batang itu menjadi salah satu aksi konkret pemerintah dalam mengejar program 3 juta rumah yang digagas Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Ara memastikan seluruh pemangku kepentingan siap bergerak cepat. Ia mencontohkan kesiapan kementerian, TAPERA, bank, dan BRI meski jadwal acara mengalami perubahan mendadak.

"Satu komando, walaupun baru dikasih tahu sore, kita siap. Hari ini ribuan yang hadir," kata Ara.

CSR sebagai Alternatif Pembiayaan di Luar APBN

Penggalangan dana dari sektor usaha menjadi strategi tambahan di luar skema pembiayaan konvensional. Dengan melibatkan pengusaha tambang, pemerintah berupaya memperluas sumber pendanaan untuk penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Langkah ini dinilai sejalan dengan arahan Presiden agar seluruh kementerian memanfaatkan potensi kolaborasi dengan pelaku industri. Ara menegaskan dukungan dari sektor pertambangan tersebut diarahkan penuh untuk kepentingan publik. "Untuk kepentingan rakyat," ucapnya menegaskan.

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top