PALEMBANG — Kolaborasi antara JMSI Sumsel dan APASSEL mencakup empat bidang utama yang saling terkait. Ketua JMSI Sumatera Selatan, Dr. Firdaus Komar, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa ruang lingkup kerja sama telah dirancang agar memberikan manfaat nyata, bukan sekadar seremonial belaka.
Promosi UMKM dan Pelatihan Jurnalistik Jadi Prioritas
Bidang pertama yang menjadi fokus adalah promosi, publikasi, dan pemasaran. Melalui kerja sama ini, anggota APASSEL akan mendapatkan akses untuk memanfaatkan jaringan media siber anggota JMSI Sumsel sebagai sarana promosi produk dan layanan. Sebaliknya, JMSI Sumsel akan mendukung promosi potensi usaha anggota APASSEL melalui pemberitaan profesional dengan tetap mengedepankan prinsip jurnalistik. Kedua organisasi juga akan menyusun strategi promosi digital bersama untuk membantu pengembangan UMKM binaan.
Selain itu, kolaborasi juga menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan literasi. Program yang direncanakan meliputi pelatihan jurnalistik dan literasi media bagi anggota APASSEL, serta pelatihan industri periklanan dan pemasaran digital bagi anggota JMSI. Edukasi bersama kepada masyarakat dan pelaku UMKM mengenai promosi yang efektif, etis, dan bertanggung jawab juga akan digalakkan.
Penertiban Reklame Ilegal dan Regulasi Industri
Dalam aspek regulasi, kedua organisasi sepakat mendorong tata kelola industri media dan periklanan yang lebih transparan dan berkeadilan. Langkah konkretnya mencakup mendorong penyusunan regulasi yang mendukung industri, mendukung penertiban reklame ilegal, serta mengawal kebijakan perizinan dan penegakan hukum di sektor periklanan. Dengan regulasi yang lebih tertata, diharapkan tercipta iklim usaha yang sehat dan kepastian hukum bagi seluruh pelaku industri.
Target: Dampak Langsung ke Pelaku Usaha dan PAD
Bidang terakhir menitikberatkan pada pengembangan ekosistem ekonomi kreatif. Sinergi antara media siber dan industri advertising ini diklaim akan membantu promosi UMKM, memperluas jangkauan usaha lokal, serta meningkatkan kontribusi sektor media dan periklanan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua APASSEL, Indrayani, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan komitmen bersama untuk menciptakan iklim industri yang sehat. Menurutnya, keberadaan media dan industri periklanan memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD.
“Ini bukan hanya kerja sama di atas kertas. Kami ingin ada dampak langsung ke pelaku usaha, UMKM, dan penerimaan daerah,” tegas Firdaus Komar. Kesepakatan ini ditandatangani pada Selasa (28/7/2026) di sela-sela pelantikan Pengurus Daerah JMSI Sumsel periode 2025–2030.