SUMATERA SELATAN — Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Akhirman memaparkan peran hukum dalam bisnis badan usaha milik negara kepada sekitar 520 mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Senin. Pemahaman hukum dinilai jadi fondasi agar setiap keputusan perusahaan pelabuhan punya landasan jelas dan tata kelola yang baik. Materi ini menyasar calon lulusan hukum yang bakal menghadapi kebutuhan dunia kerja di sektor korporasi dan industri kepelabuhanan.
Kuliah umum itu digelar sebagai bagian dari Pembinaan Mahasiswa Hukum Tahap I yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Unhas. Kegiatan mengangkat tema "Revitalisasi Esensi Keluarga Mahasiswa: Internalisasi Nilai-nilai Insan Yuris Guna Memanifestasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi".
Akhirman menegaskan pemahaman hukum bukan sekadar soal patuh aturan. "Dalam dunia bisnis BUMN, pemahaman hukum sangat penting agar setiap keputusan dan aktivitas perusahaan memiliki landasan yang jelas, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta memperhatikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik," katanya di Makassar, Senin.
Hukum Bukan Cuma Urusan Kepatuhan
Dalam paparannya, Akhirman menjelaskan hukum berfungsi sebagai instrumen untuk memastikan tata kelola perusahaan berjalan transparan, akuntabel, dan berintegritas. Bukan hanya alat pengawas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Bisnis BUMN punya kompleksitas tersendiri. Perusahaan dituntut menjaga keberlanjutan usaha sekaligus menjalankan mandat pelayanan dan berkontribusi ke perekonomian nasional. Dua kepentingan itu kerap harus berjalan seiring.
Karena itu, pemahaman hukum dibutuhkan mulai dari pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, penyusunan kerja sama bisnis, hingga pelaksanaan kegiatan operasional perusahaan. Akhirman menyebut hukum sebagai bagian penting untuk menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.
Bekal Mahasiswa Hukum Masuk Dunia Kerja
Akhirman mendorong mahasiswa hukum memperluas wawasan di luar aspek akademis. Penerapan ilmu hukum dalam praktik profesional, termasuk di sektor korporasi dan industri kepelabuhanan, perlu dipahami sejak dini.
Kompetensi hukum mesti diimbangi integritas, kemampuan analisis, dan pemahaman terhadap dinamika bisnis. Kombinasi itu yang dinilai membuat lulusan hukum mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Sebagai bagian dari Pelindo, Akhirman menilai pemahaman hukum menjadi salah satu fondasi untuk mendukung pengelolaan perusahaan secara profesional dan bertanggung jawab.
Alumni Berbagi Gambaran Karier
Ketua Panitia Pembinaan Mahasiswa Hukum Tahap I Muh. Fauzan Ardika Syam mengatakan kegiatan dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa baru pada nilai-nilai kehidupan kemahasiswaan. Sekaligus memperluas pemahaman mengenai penerapan ilmu hukum di berbagai bidang profesi.
Kehadiran alumni yang telah berkiprah di sektor korporasi, perbankan, dan pemerintahan memberi kesempatan mahasiswa memperoleh gambaran langsung soal tantangan dan peluang karier di bidang hukum.
Pelindo Regional 4 sendiri membawahi sejumlah pelabuhan di kawasan timur Indonesia, termasuk Makassar sebagai salah satu simpul logistik utama. Kegiatan semacam ini menjadi jalur perusahaan memperkenalkan praktik tata kelola BUMN ke lingkungan kampus, sekaligus menjaring pemahaman calon tenaga kerja terhadap industri kepelabuhanan yang terus berkembang.