PALEMBANG — Wali Kota Palembang Ratu Dewa melepas keberangkatan 88 jemaah umrah penerima bantuan Pemkot Palembang. Program Bantuan Perjalanan Ibadah Umrah Tahun 2026 menyasar warga dan aparatur yang dinilai berprestasi, berdedikasi, serta berjasa di bidangnya masing-masing.
Pemkot Palembang semula mengalokasikan kuota untuk 90 orang. Dua calon peserta urung berangkat, sehingga jumlah akhir jemaah yang diberangkatkan menjadi 88 orang.
Siapa Saja yang Berhak Menerima Bantuan Umrah
Penerima bantuan datang dari beragam kalangan. Sebanyak 16 orang di antaranya merupakan juara pertama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan 2026.
Satu penerima lain adalah juara pertama Qiroatul Qutub tingkat nasional. Empat kursi diberikan kepada pendonor darah aktif yang telah mendonorkan darah lebih dari 100 kali.
Bantuan juga mengalir ke enam guru berprestasi dari Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kota Palembang. Sejumlah pegawai Pemkot, petugas kesehatan, marbot, imam masjid dan musala, serta unsur masyarakat lain turut masuk daftar penerima.
Seluruh penerima disebut telah melewati proses seleksi sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Alasan Pemkot Palembang Beri Penghargaan Umrah
Ratu Dewa menegaskan bantuan ini sebagai bentuk penghargaan pemerintah kepada mereka yang berkontribusi positif bagi daerah.
"Program ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Palembang kepada masyarakat dan aparatur yang telah menunjukkan prestasi, pengabdian, serta kontribusi nyata bagi daerah. Mudah-mudahan bantuan ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan memberikan manfaat bagi sesama," ujar Ratu Dewa.
Menurutnya, ibadah umrah diharapkan memperkuat keimanan jemaah sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian setelah kembali ke Palembang.
Pesan Wali Kota untuk Jemaah di Tanah Suci
Ratu Dewa meminta para jemaah menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik diri sendiri, keluarga, serta Kota Palembang selama berada di Tanah Suci.
Ia menginstruksikan jemaah mengikuti arahan pembimbing dan petugas. Jemaah juga diminta saling membantu, terutama kepada jemaah lanjut usia dan mereka yang butuh perhatian khusus.
Perjalanan umrah dinilai tak sekadar pengalaman spiritual. Nilai keagamaan yang diperoleh diharapkan tercermin dalam perilaku, kepedulian sosial, dan peningkatan pengabdian kepada masyarakat.
"Saya berharap para jemaah turut mendoakan Kota Palembang agar senantiasa aman, nyaman, maju, dan sejahtera. Mohon doanya juga agar kami bersama Wakil Wali Kota diberikan kekuatan lahir dan batin dalam menjalankan amanah pemerintahan serta menghadapi berbagai tantangan daerah," katanya.
Apresiasi untuk Panitia dan Petugas Pendamping
Ratu Dewa menyampaikan terima kasih kepada panitia, perangkat daerah, pembimbing ibadah, petugas kesehatan, dan semua pihak yang terlibat dalam persiapan keberangkatan.
Ia berharap seluruh rangkaian perjalanan berlangsung lancar, aman, dan tertib. Seluruh jemaah diminta kembali ke Palembang dengan selamat dan sehat.
Melalui program ini, Pemkot Palembang berharap semangat berprestasi dan kepedulian sosial warga serta aparatur terus tumbuh. Program bantuan umrah diarahkan mendukung terwujudnya masyarakat Palembang yang religius, maju, dan sejahtera.