PALEMBANG — Enam peserta pertukaran pelajar dari empat negara berkumpul di Palembang dalam Global Village Summer Peak’26. Mereka berasal dari Malaysia, Kongo, China, dan Korea Selatan.
Kegiatan yang digelar di Aula Pascasarjana Unsri Bukit pada 22 Agustus 2026 ini menjadi ruang dialog budaya dua arah. Masyarakat Palembang bisa mengenal budaya asing, sementara peserta internasional diperkenalkan dengan kekayaan lokal.
Kain Jumputan: Warisan Palembang yang Naik Panggung Global
Salah satu budaya lokal yang ditonjolkan adalah kain Jumputan. Melalui sesi speaker dan workshop yang dibawakan Jumputan Bang Syaiful, peserta mendapat pemahaman tentang sejarah dan nilai budaya di balik kain khas Palembang tersebut.
Potensi kain Jumputan untuk dikembangkan hingga ke pasar global juga menjadi bahasan utama. Dinas Kebudayaan Kota Palembang turut hadir melalui Sekretaris Dinas Kebudayaan Septa Marus Eka Putra, S.H., M.H.
Parade Peserta dan Booth Interaktif: Bertukar Cerita Tanpa Sekat
Nuansa internasional makin terasa lewat Exchange Participant Parade. Keenam peserta dari empat negara berinteraksi langsung dengan pengunjung, berbagi cerita, dan mempelajari keunikan budaya masing-masing.
Live Countries Booth memberi ruang bagi peserta untuk berbincang santai dengan para Exchange Participants. Sebaliknya, peserta pertukaran juga mendapat kesempatan memperkenalkan budaya asal mereka kepada masyarakat Palembang.
Dukungan Panitia Ubah Gugup Jadi Percaya Diri
Seorang peserta asal Malaysia mengaku sempat gugup sebelum tampil. Namun, pendampingan selama latihan mengubah rasa cemas itu menjadi percaya diri.
"Meski awalnya nervous untuk tampil di hadapan khalayak ramai, bimbingan hingga dorongan semangat dari OCs selama sesi latihan sungguh membakar rasa percaya diri dan motivasi saya. Pengalaman ini benar-benar membuat setiap akhir pekan terasa bermakna dan sangat produktif," ujarnya.
Panggung Hiburan dan Apresiasi Peserta Aktif
Pertunjukan Tari Kreasi dari Ekstrakurikuler Tari SMP Islam Al-Fahd membuka sesi Local Performance. Acara dilanjutkan International Performance yang menampilkan karakteristik budaya negara-negara peserta.
Interactive Fun Booth dengan Activation Claw Machine dari GRAB serta Pixell Booth menambah semarak suasana. GRAB bertindak sebagai event collaborator dalam kegiatan ini.
Salah satu peserta, Dinda Fathimah Az-Zahra, terpilih sebagai Most Active Delegate. "Menjadi bagian dari Global Village Summer Peak’26 memberikan pengalaman yang luar biasa berharga. Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk berinteraksi langsung, bertukar kisah, serta mempelajari kekayaan budaya langsung bersama para Exchange Participants dari berbagai negara," ungkapnya.
AIESEC in Unsri berharap semangat pertukaran budaya terus tumbuh di kalangan generasi muda. Kegiatan ini dirancang menjadi ruang anak muda untuk lebih terbuka pada keberagaman, memperluas koneksi global, sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke masyarakat internasional.