PALEMBANG — Gangguan listrik yang terjadi berulang kali di kawasan perumahan Citra Grand City (CGC) Palembang memicu kekhawatiran warga akan kerusakan peralatan elektronik rumah tangga. Dalam sehari, aliran listrik di sejumlah cluster, termasuk Somerset East, tercatat padam hingga tiga kali.
Seorang warga, Tri, mengungkapkan keluhan yang sama juga dirasakan penghuni cluster lain. Kondisi ini dinilai meresahkan karena voltase listrik yang tidak stabil berpotensi merusak barang elektronik seperti kulkas, mesin cuci, hingga UPS.
“Sudah ada warga yang mengeluhkan peralatan elektronik seperti kulkas, mesin cuci dan UPS. Bahkan ada yang sudah berencana menyampaikan komplain kepada PLN,” kata seorang warga.
Kerusakan Kubikel Gardu di Dekat Amanzi Water Park
Penanggung Jawab PLN di Area Sukarame, Satria Cakra, menjelaskan gangguan terbaru terjadi pada peralatan gardu listrik di sekitar Amanzi Water Park. Komponen yang rusak adalah kubikel listrik, perangkat panel logam yang berfungsi mengontrol dan membagi aliran listrik sebelum disalurkan ke jaringan berikutnya.
Menurut Satria, insiden serupa sebelumnya juga sempat terjadi pada gardu di bagian depan kawasan, dekat Somerset West. Kerusakan pada komponen ini berdampak langsung pada kontinuitas pasokan listrik ke rumah-rumah warga.
PLN: Aset Belum Masuk Jadwal Pemeliharaan Pengembang
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID S2JB, Iwan Arissetyadhi, menyatakan petugas telah berada di lokasi sejak dini hari untuk mempercepat pemulihan aliran listrik secara bertahap. Ia menegaskan bahwa akar persoalan gangguan ini berkaitan dengan aset kelistrikan yang semestinya sudah memasuki masa pemeliharaan oleh pengembang, namun belum direalisasikan.
“Aset yang semestinya sudah masuk waktu maintenance oleh pengembang, tetapi belum dilakukan. Ya, keburu terjadi breakdown yang mengakibatkan putusnya aliran listrik dari gardu ke perumahan,” ujar Iwan.
Meski aset tersebut masih menjadi tanggung jawab pengembang, PLN tetap mengerahkan petugas agar pemadaman tidak berlangsung lebih lama. “Begitu kejadian ini, pihak PLN juga tidak lepas tangan. Secara bertahap kami memulihkannya kembali,” kata Satria.
Pengembang CAG Berjanji Segera Menindaklanjuti
Menanggapi temuan ini, pihak pengembang yang saat ini dikelola PT Cipta Arsigriya (CAG) melalui Chandra Huisanto menyatakan akan segera melakukan pengecekan dan tindak lanjut atas persoalan tersebut. “Terima kasih atas informasinya,” ujar Chandra saat dihubungi, Senin (24/8/2026).
Warga berharap langkah perbaikan tidak hanya dilakukan setelah kerusakan terjadi, tetapi juga mencakup pemeliharaan berkala terhadap seluruh peralatan kelistrikan. Koordinasi yang lebih erat antara PLN dan pengembang dinilai perlu diperkuat agar sistem kelistrikan di seluruh kawasan CGC tetap andal dan gangguan serupa tidak kembali terulang.