PALEMBANG — Seorang suami di Palembang, SN (42), melaporkan istrinya sendiri berinisial FT ke Polrestabes Palembang, Kamis (6/8/2026). Pelaporan itu dilakukan setelah SN memergoki FT bersama pria lain berinisial DN di sebuah kamar kost di Jalan Komp Nigata, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II.
Peristiwa itu bermula ketika FT tidak pulang ke rumah selama satu minggu. SN yang merasa curiga kemudian berusaha mencari keberadaan istrinya dan mendapatkan informasi bahwa FT berada di sebuah kostan bersama pria lain.
Mengetahui hal tersebut, SN langsung mendatangi lokasi. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), ia melihat sandal milik istrinya terparkir di depan pintu salah satu kamar kost. Karena emosi, SN langsung mendobrak pintu kamar tersebut.
Kronologi Penggerebekan: Sandal Jadi Petunjuk Awal
Setelah pintu berhasil didobrak, SN mendapati istrinya bersama DN di dalam kamar. Meski keduanya masih memakai busana, SN yang merasa kesal langsung mengamankan keduanya dan membawanya ke SPKT Polrestabes Palembang.
"Istri saya ini sudah 1 minggu pak tidak pulang. Lalu saya cari dan didapati informasi ada di kostan," ujar SN kepada petugas, Kamis (6/8/2026).
"Sesampai di kostan itu awalnya saya melihat sandal istri saya ada di depan pintu kost. Langsung pergoki, ternyata benar ada istri saya pak disana bersama pria lain," katanya kesal.
Keduanya Diserahkan ke Polisi untuk Proses Hukum
Pamapta piket SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Andi, membenarkan adanya penyerahan dua orang terlapor terkait dugaan perzinaan tersebut. Keduanya kini telah diterima dan diserahkan ke penyidik Reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk proses lanjutan.
"Benar adanya dua terlapor diduga kasus perzinaan diserahkan korbannya ke SPKT Polrestabes Palembang," ungkap Ipda Andi.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan terhadap kedua terlapor masih berlangsung di Polrestabes Palembang. SN dan FT sendiri merupakan pasangan suami istri yang sah secara hukum. Dugaan perselingkuhan ini menjadi dasar pelaporan, meskipun keduanya dipergoki dalam keadaan masih mengenakan pakaian.