SUMATERA SELATAN — Pada 21 Mei 2026, Komite Energi dan Perdagangan DPR AS menyetujui Motor Vehicle Modernization Act (H.R. 7389) dengan suara 48-1. Namun, kemenangan ini terasa pahit bagi koalisi bengkel independen dan konsumen. Versi yang lolos telah memangkas habis ketentuan akses langsung ke data nirkabel (telematics) kendaraan.
Yang tersisa hanyalah kodifikasi formal atas nota kesepahaman sukarela tahun 2014. Dokumen itu lahir sebelum mobil terhubung internet dan sistem ADAS menjadi standar.
Kesepakatan 2014 yang Usang di Era Mobil Terkoneksi
Pada 2014, pabrikan mobil dan industri suku cadang aftermarket mencapai gencatan senjata. Pabrikan berjanji menyediakan alat diagnostik dan informasi perbaikan ke bengkel independen. Sebagai imbalan, kelompok aftermarket berhenti mendorong legislasi di tingkat negara bagian.
Saat itu, Tesla baru merintis. Fitur telematika belum menjadi tulang punggung operasi kendaraan. Kini, situasinya berbalik. Mobil modern mengumpulkan data dalam jumlah besar—dari tekanan ban hingga pola pengereman—dan pabrikan mengunci akses ke data tersebut melalui perangkat lunak proprietary.
Akibatnya, bengkel independen tidak bisa men