Pencarian

Prada Vicky Belajar Olah Limbah Kayu Jadi Besek di Desa Cukil, Bapak Warto Buktikan Sampah Bisa Topang Ekonomi

Senin, 20 Juli 2026 • 18:56:31 WIB
Prada Vicky Belajar Olah Limbah Kayu Jadi Besek di Desa Cukil, Bapak Warto Buktikan Sampah Bisa Topang Ekonomi
Prada Vicky mengamati proses pengolahan limbah kayu menjadi besek di rumah Bapak Warto, Desa Cukil.

SUMSEL — Limbah kayu yang kerap dianggap tak berguna, bagi warga Desa Cukil justru menjadi sumber penghidupan. Di sela tugas membangun desa, anggota Satgas TMMD Reguler ke-129, Prada Vicky, menyempatkan diri belajar langsung dari Bapak Warto, seorang perajin besek yang telah membuktikan bahwa kreativitas bisa mengubah sampah menjadi rupiah.

Bapak Warto, yang sudah 57 tahun menekuni keahlian ini, menjelaskan bahwa besek buatannya memiliki permintaan stabil sebagai kemasan ikan bandeng dan ikan pindang. Produk anyaman dari limbah kayu ini, kata dia, menjadi salah satu sumber pemasukan utama keluarganya di tengah keterbatasan ekonomi desa.

Belajar Sambil Membangun: Anjangsana TNI ke Rumah Perajin

Prada Vicky tak sekadar bersilaturahmi. Ia mengamati langsung proses pengolahan limbah kayu hingga menjadi besek siap pakai. Kegiatan ini, menurutnya, memberikan pengalaman dan pengetahuan baru di luar tugas fisik TMMD.

“Kami juga dapat belajar dari masyarakat mengenai potensi usaha yang ada di desa,” ujar Prada Vicky saat berada di rumah Bapak Warto.

Momen ini menjadi contoh nyata bagaimana program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh pemberdayaan ekonomi warga.

Dari Limbah Jadi Laris: Potensi Ekonomi Kerajinan Besek

Selain ramah lingkungan, kerajinan besek dinilai memiliki prospek cerah. Bahan baku yang melimpah di sekitar desa membuat biaya produksi bisa ditekan, sementara permintaan dari pedagang ikan terus mengalir.

Prada Vicky mengapresiasi semangat Bapak Warto. Menurutnya, keterampilan seperti ini patut dipertahankan dan dikembangkan karena mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan anjangsana ini diharapkan menjadi motivasi bagi warga lain untuk mengembangkan potensi lokal. Dengan dukungan dari berbagai pihak, limbah kayu di Desa Cukil tak lagi menjadi masalah, melainkan berkah yang menopang ekonomi rumah tangga.

Bagikan
Sumber: sumselindependen.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks