SUMATERA SELATAN — Penjualan BYD di Indonesia terus menunjukkan momentum positif. Berdasarkan data yang dirilis pekan ini, merek kendaraan energi baru (NEV) ini berhasil mengirimkan 5.264 unit ke konsumen dalam negeri sepanjang Juni 2026. Angka tersebut cukup untuk membawa BYD masuk jajaran lima besar merek mobil terlaris di tanah air pada bulan yang sama.
Atto 1 dan M6 Jadi Motor Penjualan di Jaringan Haka Auto
Bayu Marfiadi, Sales Support Manager Haka Auto, mengungkapkan bahwa dua model menjadi tulang punggung penjualan di dealer mereka. "Peningkatan penjualan lineup BYD pada Juni juga terasa di Haka Auto melalui dua produk primadona, yakni BYD Atto 1 khususnya varian Premium dan Standard, serta BYD M6 DM," ujarnya dalam pernyataan resmi.
Selain varian plug-in hybrid, BYD M6 EV juga disebut turut berperan sebagai volume maker yang memperkuat performa penjualan. Kombinasi antara kendaraan listrik murni (BEV) dan teknologi Dual Mode Plug-in Hybrid dinilai mampu menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang kian beragam, dari efisiensi bahan bakar hingga fleksibilitas mobilitas harian.
Ekspansi Dealer dan Layanan Purna Jual Jadi Fokus
Seiring pertumbuhan penjualan, Haka Auto juga memperkuat infrastruktur layanan. Raymond Muldhany, Aftersales Manager Haka Auto, menekankan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. "Kami secara berkelanjutan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen, seiring jumlah outlet Haka Auto yang terus berkembang masif ke depan," kata Raymond.
Ekspansi jaringan dealer yang berkelanjutan ini mencakup pengembangan fasilitas 3S (Sales, Service, dan Spare Parts) yang lebih lengkap. Langkah tersebut diambil untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan BYD yang lebih nyaman bagi konsumen di berbagai daerah, sekaligus mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.