Gubernur Sumsel Herman Deru Cek Kesiapan Koperasi Merah Putih III Ilir Palembang Jelang Pencanangan Presiden

Penulis: Rizal Hamdani  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:31:56 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau kesiapan operasional Koperasi Merah Putih di Kelurahan III Ilir, Palembang.

PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengecek langsung kesiapan operasional Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kelurahan III Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Peninjauan berlangsung sebagai bagian dari pengecekan akhir sebelum koperasi dicanangkan secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia. Herman Deru datang didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan Mega Nugraha.

Dalam kunjungan itu, gubernur memeriksa ketersediaan logistik, kesiapan operasional, serta mekanisme distribusi kebutuhan pokok. Ia juga mengecek kendaraan operasional berupa truk dan becak motor koperasi desa. Transaksi perdana secara digital menggunakan sistem pembayaran QRIS dan mesin Electronic Data Capture (EDC) turut disaksikan dalam peninjauan tersebut.

Harga Kebutuhan Pokok Dinilai Lebih Murah dari Pasaran

Herman Deru menilai keberadaan Koperasi Merah Putih memberi manfaat nyata bagi warga, terutama lewat penyediaan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Menurutnya, selisih harga dibandingkan pasaran menjadi salah satu keunggulan yang langsung dirasakan masyarakat sekitar.

"Setelah kita lihat, ternyata memang harganya lebih murah dan sangat menguntungkan bagi masyarakat di sekitar sini," ujar Herman Deru.

Meski begitu, ia mengingatkan pengelola agar memastikan ketersediaan barang dan ketepatan distribusi sesuai ketentuan yang berlaku. Pengelolaan stok dan pelayanan diminta dipersiapkan secara cermat supaya manfaat koperasi bisa dirasakan merata.

Distribusi Gas Elpiji Jadi Perhatian Khusus

Salah satu hal yang disorot gubernur adalah distribusi gas elpiji yang memiliki ketentuan alokasi berbeda untuk rumah tangga dan pelaku UMKM. Ia meminta petugas jeli membedakan kedua kategori tersebut agar tidak terjadi pengambilan ganda.

"Petugas harus jeli membedakan alokasi untuk rumah tangga dan UMKM. Jangan sampai terjadi pengambilan ganda dengan memanfaatkan kedua kategori tersebut. Ini harus diawasi dengan baik agar distribusinya tepat sasaran," tegasnya.

Selain ketersediaan barang dan ketepatan distribusi, Herman Deru menekankan pentingnya pelayanan ramah kepada anggota maupun masyarakat yang belum menjadi anggota koperasi. Kualitas pelayanan disebutnya sebagai salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.

Masih Tahap Soft Opening Sebelum Pencanangan Nasional

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengecekan akhir sebelum Koperasi Merah Putih dicanangkan secara nasional oleh Presiden. Pemerintah ingin memastikan seluruh aspek operasional telah dipersiapkan sehingga pencanangan berjalan lancar dan masyarakat langsung merasakan manfaatnya.

"Ini masih dalam tahap soft opening. Karena nanti akan ada pencanangan secara nasional, kehadiran kami di sini untuk mengecek kesiapan koperasi, mulai dari logistik sampai operasionalnya. Kita berharap ketika dicanangkan oleh Presiden nanti, semuanya sudah berjalan baik dan tidak ada lagi keluhan," ungkapnya.

Herman Deru berharap Koperasi Merah Putih dapat berkembang menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat. Koperasi diharapkan mampu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga kompetitif, menerapkan tata kelola yang baik, serta memberikan pelayanan yang mudah dan transparan.

Dengan persiapan yang matang, Koperasi Merah Putih di Kelurahan III Ilir diharapkan menjadi salah satu contoh pelaksanaan program koperasi yang tidak hanya siap secara operasional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: halosumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top