Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, 18 Penerbangan di Bandara SMB II Terganggu

Penulis: Ahmad Syukri  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 10:01:31 WIB
Kabut asap karhutla menurunkan jarak pandang di Bandara SMB II Palembang hingga 600 meter pada Minggu (11/10/2026).

PALEMBANG — Kabut asap kiriman dari titik-titik karhutla di sekitar Sumatera Selatan menekan jarak pandang di kawasan bandara. Ahmad Syaugi Shahab merinci, jarak pandang pada Minggu (11/10/2026) hanya mencapai 600 meter, jauh dari ambang normal operasional penerbangan.

Dari data operasional yang dihimpun, gangguan tidak hanya terjadi di satu maskapai. Sembilan penerbangan keberangkatan dan sembilan penerbangan kedatangan tercatat terdampak dalam periode yang sama.

Daftar Penerbangan Keberangkatan yang Terdampak

Penerbangan keberangkatan yang terganggu melibatkan sejumlah maskapai nasional dan internasional. Rute yang dilayani mencakup Palembang-Jakarta, Palembang-Kuala Lumpur, dan Palembang-Surabaya.

  • Citilink QG981 dan QG985
  • AirAsia AK461
  • Lion Air JT856
  • Garuda Indonesia GA107, GA109, dan GA113
  • Batik Air ID7052
  • Pelita Air IP313

Penerbangan Kedatangan dari Jakarta hingga Kuala Lumpur

Pada sisi kedatangan, maskapai yang terdampak antara lain Citilink QG980 dan QG984, AirAsia AK462, Lion Air JT856, Garuda Indonesia GA102, GA104, dan GA108, Batik Air ID7051, serta Pelita Air IP312.

Penerbangan tersebut berasal dari Jakarta, Kuala Lumpur, Surabaya, dan Halim Perdanakusuma. Sejumlah rute internasional dan domestik sama-sama terkena imbas penurunan jarak pandang.

Mengapa Jarak Pandang 600 Meter Jadi Masalah

Jarak pandang 600 meter berada di bawah ambang minimum yang dibutuhkan sebagian besar pesawat untuk lepas landas dan mendarat dengan aman. Kondisi ini memaksa maskapai menyesuaikan jadwal, menunda, atau mengalihkan penerbangan.

Kabut asap dari karhutla diketahui mengandung partikel halus yang tidak hanya menurunkan visibilitas, tetapi juga berisiko bagi kesehatan penerbangan dan warga sekitar bandara.

Langkah Bandara: Pantau Cuaca dan Koordinasi Maskapai

Manajemen Bandara SMB II menyatakan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar bandara. Koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait dilakukan untuk mendukung keselamatan penerbangan dan kelancaran operasional.

"Kami terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar bandara serta berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait untuk memastikan aspek keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan," kata Ahmad Syaugi.

Belum ada keterangan resmi mengenai berapa lama gangguan ini diperkirakan berlangsung. Calon penumpang diminta memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing sebelum bertolak ke bandara.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top