Kabut Asap Palembang Kian Pekat, NasDem Sumsel Buka Posko ISPA Gratis dan Bagikan 40 Ribu Masker

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Senin, 07 September 2026 | 23:16:31 WIB
Petugas membagikan masker gratis kepada pengguna jalan di Simpang Lima DPRD Sumsel, Palembang, sebagai respons atas kabut asap yang kian pekat.

PALEMBANG — Kabut asap yang menyelimuti Palembang kian menebal dan memicu lonjakan penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Menanggapi kondisi darurat tersebut, DPW Partai NasDem Sumatera Selatan menginisiasi Posko ISPA Gratis yang dipimpin langsung Sekretaris Wilayah H Nopianto.

Posko ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga melakukan pembagian 40 ribu masker dan air mineral. Pembagian dilakukan di tiga titik paling padat di Palembang, meliputi Simpang Lima DPRD Sumsel, Masjid Agung, dan Simpang Patal.

Masker Gratis untuk Pengguna Jalan dan Warga Terdampak

H Nopianto menegaskan langkah ini merupakan bentuk kepedulian partainya terhadap warga yang terdampak kabut asap. Menurutnya, kebutuhan utama masyarakat saat ini adalah masker, terutama bagi pengguna kendaraan yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan.

"Ini adalah bentuk kepedulian kami. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah masker, terutama pengguna kendaraan. Cuaca semakin buruk," sebutnya.

Klinik NasDem Peduli Layani Warga ISPA Tanpa Biaya

Bagi warga yang sudah terlanjur terkena ISPA akibat asap, H Nopianto mempersilakan mereka datang langsung ke Klinik NasDem Peduli di Sukarame. Pelayanan dilakukan gratis oleh tenaga medis profesional tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Anak-Anak Paling Rentan Terpapar Partikel Asap

Ketua Badan Rescue NasDem Sumsel dr Fiqi mengingatkan bahwa partikel asap yang menyelimuti Palembang sangat berbahaya bagi organ pernapasan. Kelompok anak-anak menjadi yang paling rentan mengalami gangguan kesehatan akibat menghirup udara kotor ini.

"Jika tidak ada kepentingan mendesak, jangan keluar rumah terlebih dahulu. Baik anak-anak maupun orang dewasa," imbaunya.

dr Fiqi menegaskan, warga yang terpaksa keluar rumah wajib mengenakan masker yang mampu menyaring partikel halus, bukan masker biasa. Ia juga meminta masyarakat menjaga pola hidup sehat sesuai anjuran pemerintah di tengah kualitas udara yang terus memburuk.

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: sumselupdate.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top