Pemprov Sumsel Raih Financial Literacy Award 2026, Program 100.000 Sultan Muda Dinilai Terbaik Nasional

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:32:01 WIB
Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang menerima Financial Literacy Award 2026 dari OJK di Kota Bekasi, Jawa Barat.

BEKASI — Program 100.000 Sultan Muda milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) berhasil menyisihkan sejumlah daerah lain dalam ajang Financial Literacy Award (FLA) 2026. Penghargaan tingkat nasional ini diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam puncak acara Bulan Literasi Keuangan dan Hari Indonesia Menabung 2026 yang digelar di SRMA 13 Kota Bekasi, Jawa Barat.

Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang hadir langsung menerima penghargaan tersebut, didampingi Duta Literasi Sumsel sekaligus Anggota DPD RI Ratu Tenny Leriva. Penghargaan ini menegaskan posisi Sumsel sebagai salah satu provinsi dengan tata kelola literasi keuangan terbaik di Indonesia.

Strategi Gubernur Herman Deru Kunci Kemenangan Sumsel

Keberhasilan ini tidak lepas dari pemaparan komprehensif Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada tahap wawancara dan penjurian nasional pada 28 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan filosofi utama program: "Literasi Keuangan Melahirkan Wirausaha, Wirausaha Menggerakkan Pembangunan Daerah."

Filosofi tersebut diterjemahkan ke dalam lima pilar utama yang menjadi keunggulan program. Pilar itu meliputi pemerataan dan keberlanjutan jangkauan, kolaborasi multipihak, inovasi infrastruktur, integrasi inklusi keuangan, serta dampak nyata terhadap penguatan UMKM lokal.

Lebih dari 56.600 Peserta Terjangkau Hingga Juli 2026

Program 100.000 Sultan Muda tidak berhenti pada edukasi semata. Pemprov Sumsel merancang ekosistem pembinaan hulu-ke-hilir, mulai dari edukasi keuangan, pendampingan, digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, hingga fasilitasi akses pasar ekspor.

Hingga Juli 2026, program ini mencatatkan pergerakan impresif. Sebanyak 10.951 anggota aktif terhimpun dan 182 kegiatan edukasi telah terlaksana di berbagai wilayah Sumatera Selatan. Total peserta yang terjangkau mencapai lebih dari 56.600 orang.

Pendekatan berkesinambungan ini mentransformasi pelaku usaha lokal agar semakin bankable, adaptif, dan produktif. Pada akhirnya, mereka diharapkan mampu bersaing di pasar global.

Wagub Cik Ujang: Penghargaan Ini Bukan Titik Akhir

Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara Pemprov Sumsel, Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

"Penghargaan ini tentu bukan menjadi titik akhir, melainkan penyemangat bagi kita untuk terus memperkuat kolaborasi, menghadirkan program yang semakin berdampak, dan berbuat lebih baik lagi bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan," ujar Cik Ujang.

Duta Literasi dan OJK Sampaikan Pesan Keberlanjutan

Duta Literasi Sumatera Selatan Ratu Tenny Leriva menekankan pentingnya mengarahkan peningkatan literasi keuangan pada perubahan perilaku masyarakat. Menurutnya, masyarakat harus mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat dan produktif.

"Melalui Program 100.000 Sultan Muda Sumsel, semangat literasi diwujudkan secara nyata dengan mendorong generasi muda menjadi lebih berdaya, mandiri, dan produktif. Semoga penghargaan ini menjadi energi baru untuk terus memperluas manfaat literasi keuangan bagi kesejahteraan masyarakat. Salam literasi, literasi untuk kesejahteraan," ujar Ratu Tenny.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menyatakan bahwa OJK sebagai Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) terus memperkuat perannya sebagai ecosystem enabler. Pihaknya berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan industri jasa keuangan untuk memastikan peningkatan literasi diikuti dengan perluasan inklusi.

"Berbagai upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi Program 100.000 Sultan Muda terhadap pembangunan ekonomi Sumatera Selatan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penciptaan wirausaha baru, perluasan lapangan kerja, peningkatan akses pembiayaan produktif, penguatan daya saing UMKM, serta perluasan pasar produk unggulan daerah menuju Sumatera Selatan Maju Terus Untuk Semua," pungkasnya.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: krsumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top