OGAN ILIR — Proses pemadaman kebakaran lahan semi gambut di Desa Pulau Semambu masih terus berlangsung hingga Senin sore. Kepolisian Resor Ogan Ilir bersama tim gabungan memfokuskan upaya pada pendinginan titik api agar kebakaran tidak meluas ke area sekitarnya.
Kapolsek Indralaya melaporkan, luas lahan yang terbakar mencapai 15 hektare. Kendala utama di lapangan adalah kondisi tanah yang semi gambut serta terbatasnya sumber air, sehingga petugas harus menyusun strategi khusus untuk mengendalikan api secara optimal.
Personel yang diterjunkan berasal dari Posko Karhutla Polsek Indralaya, Polres Ogan Ilir, BPBD, TNI, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa, serta Bhabinkamtibmas setempat. Mereka bekerja sama melakukan pemadaman sekaligus mendinginkan titik-titik yang berpotensi memicu api kembali menyala.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen jajarannya dalam menangani karhutla. "Kami memastikan seluruh personel di lapangan bekerja secara profesional bersama BPBD, TNI, Manggala Agni dan masyarakat untuk memadamkan titik api secepat mungkin. Penanganan akan terus dilakukan sampai kondisi di lapangan benar-benar terkendali," ujarnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kebakaran. Proses penelusuran dan pendalaman masih dilakukan untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.
"Apabila dalam proses pendalaman ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum, tentu akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun saat ini kami masih fokus pada pemadaman dan memastikan Karhutla tidak meluas," tambah Kombes Pol. Nandang.
Polda Sumsel mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan maupun sampah yang berpotensi memicu kebakaran. Kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia diminta mengurangi aktivitas di luar rumah jika kualitas udara memburuk.
Pengguna kendaraan yang melintasi wilayah dengan jarak pandang terganggu akibat asap juga diimbau menyesuaikan kecepatan serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Masyarakat yang menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan diminta segera melapor ke kepolisian atau posko karhutla terdekat.
Penanganan karhutla di Desa Pulau Semambu masih berlangsung hingga kini. Sinergi antarinstansi terus diperkuat untuk mengendalikan titik api dan mencegah kebakaran meluas di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.